<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Info Archives | Travel Jogja Jakarta</title>
	<atom:link href="https://dhejavatravel.com/category/info/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://dhejavatravel.com/category/info/</link>
	<description>Dhejava Travel Murah Tujuan Jakarta Jogja - Semarang - Surabaya - Madura -  Klaten - Magelang - Malang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Nov 2023 22:34:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.4</generator>

<image>
	<url>https://dhejavatravel.com/wp-content/uploads/2023/08/icon-dhejava-travel-150x150.png</url>
	<title>Info Archives | Travel Jogja Jakarta</title>
	<link>https://dhejavatravel.com/category/info/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Travel Jakarta Jogja Berangkat Malam</title>
		<link>https://dhejavatravel.com/travel-jakarta-jogja-berangkat-malam/</link>
					<comments>https://dhejavatravel.com/travel-jakarta-jogja-berangkat-malam/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dhejavatravel]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Nov 2023 22:34:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[travel jakarta jogja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dhejavatravel.com/?p=3542</guid>

					<description><![CDATA[<p>Travel Jakarta Jogja Berangkat Malam Indonesia, dengan keberagaman budaya dan keindahan alamnya, menawarkan pengalaman wisata yang tak terlupakan. Salah satu perjalanan yang menarik adalah dari Jakarta menuju Yogyakarta, dua kota yang kaya akan sejarah, seni, dan budaya. Bagi para pelancong yang ingin menghindari kemacetan lalu lintas dan mencari pengalaman unik, berangkat malam bisa menjadi pilihan &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://dhejavatravel.com/travel-jakarta-jogja-berangkat-malam/"> <span class="screen-reader-text">Travel Jakarta Jogja Berangkat Malam</span> Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://dhejavatravel.com/travel-jakarta-jogja-berangkat-malam/">Travel Jakarta Jogja Berangkat Malam</a> appeared first on <a href="https://dhejavatravel.com">Travel Jogja Jakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Travel Jakarta Jogja Berangkat Malam</h2>
<p>Indonesia, dengan keberagaman budaya dan keindahan alamnya, menawarkan pengalaman wisata yang tak terlupakan. Salah satu perjalanan yang menarik adalah dari Jakarta menuju Yogyakarta, dua kota yang kaya akan sejarah, seni, dan budaya. Bagi para pelancong yang ingin menghindari kemacetan lalu lintas dan mencari pengalaman unik, berangkat malam bisa menjadi pilihan yang tepat.</p>
<h3><strong>Keuntungan Berangkat Malam</strong></h3>
<p><strong>1. **Menghindari Kemacetan Lalu Lintas**</strong><br />
Berangkat malam adalah cara cerdas untuk menghindari padatnya lalu lintas di jalanan Jakarta. Malam hari cenderung lebih sepi, memberikan kenyamanan dan kecepatan perjalanan yang lebih baik.</p>
<p><strong>2. **Pemandangan Malam yang Memukau**</strong><br />
Menyusuri jalan dari Jakarta ke Jogja di malam hari memberikan pemandangan yang memukau. Lampu-lampu kota yang berkilauan dan suasana malam yang tenang menciptakan suasana romantis dan penuh pesona.</p>
<p><strong>3. **Waktu Istirahat yang Cukup**</strong><br />
Perjalanan malam memberikan kesempatan untuk tidur selama perjalanan. Dengan begitu, ketika tiba di Jogja, Anda akan lebih segar dan siap menjelajahi kota tersebut.</p>
<h3><strong>Persiapan Sebelum Berangkat</strong></h3>
<p><strong>1. **Cek Kondisi Kendaraan**</strong><br />
Pastikan kendaraan yang akan digunakan dalam perjalanan dalam kondisi baik. Perjalanan malam dapat menimbulkan tantangan tambahan, dan memiliki kendaraan yang handal akan membuat perjalanan lebih aman dan nyaman.</p>
<p><strong>2. **Bawa Bekal Ringan**</strong><br />
Meskipun banyak rest area yang tetap buka di malam hari, tetaplah membawa bekal ringan. Ini tidak hanya memastikan kenyang selama perjalanan tetapi juga menghindari ketergantungan pada rest area yang mungkin tidak selalu tersedia.</p>
<h3><strong>Rute Perjalanan</strong></h3>
<p>Perjalanan dari Jakarta ke Jogja dapat ditempuh melalui jalan darat atau menggunakan transportasi umum seperti kereta api. Jika menggunakan kendaraan pribadi, rute melalui jalan tol adalah pilihan yang nyaman. Namun, untuk pengalaman yang lebih santai, kereta api dapat menjadi opsi menarik yang memungkinkan Anda menikmati pemandangan malam tanpa harus berkendara sendiri.</p>
<h3><strong>Pengalaman di Jogja</strong></h3>
<p><strong>1. **Pasar Malam Malioboro**</strong><br />
Tiba di Jogja di pagi hari memberikan kesempatan untuk menjelajahi Pasar Malam Malioboro. Pasar ini terkenal dengan berbagai oleh-oleh, kerajinan tangan, dan kuliner khas Jogja.</p>
<p><strong>2. **Candi Borobudur dan Candi Prambanan**</strong><br />
Jangan lewatkan keindahan Candi Borobudur yang megah dan Candi Prambanan yang anggun. Keduanya merupakan situs warisan dunia UNESCO dan menyajikan panorama budaya yang memukau.</p>
<p><strong>3. **Kuliner Khas Jogja**</strong><br />
Kota ini juga terkenal dengan kuliner khasnya. Cobalah gudeg, nasi kucing, atau bakmi Jogja yang lezat. Rasakan cita rasa autentik yang sulit dilupakan.</p>
<h3><strong>Kesimpulan</strong></h3>
<p>Perjalanan <a href="https://dhejavatravel.com/travel-jakarta-jogja-pp/" target="_blank" rel="noopener">dari Jakarta ke Jogja</a> saat berangkat malam memberikan pengalaman unik dan memuaskan. Dengan menghindari kemacetan lalu lintas, menikmati pemandangan malam yang memukau, dan tiba dengan waktu istirahat yang cukup, perjalanan ini menjadi lebih nyaman dan efisien. Selain itu, menjelajahi kota Jogja di pagi hari memberikan kesempatan untuk menikmati pesona budaya dan kuliner yang khas. Dengan persiapan yang baik dan semangat petualangan, perjalanan ini dapat menjadi kenangan indah yang akan dikenang selamanya.</p>
<p>Mau Ke Jogja Booking Tiket Di Dhejava Travel Aja</p>
<p><strong>Mudah Cara Bookingnya</strong></p>
<ol>
<li>Klik tombol wa dibagian bawah kanan</li>
<li>Cukup telp atau kirim data booking via Whatsapp.</li>
<li>Dijemput di rumah.</li>
<li>Diantar sampai tujuan.</li>
<li>Bayar langsung sama  driver/transfer/via apilkasi pembayaran lainnya.</li>
</ol>
<p>The post <a href="https://dhejavatravel.com/travel-jakarta-jogja-berangkat-malam/">Travel Jakarta Jogja Berangkat Malam</a> appeared first on <a href="https://dhejavatravel.com">Travel Jogja Jakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://dhejavatravel.com/travel-jakarta-jogja-berangkat-malam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wisata Gempa Merapi Jogja: Keindahan Alam dan Sejarah yang Menggetarkan Hati</title>
		<link>https://dhejavatravel.com/wisata-gempa-merapi-jogja-keindahan-alam-dan-sejarah-yang-menggetarkan-hati/</link>
					<comments>https://dhejavatravel.com/wisata-gempa-merapi-jogja-keindahan-alam-dan-sejarah-yang-menggetarkan-hati/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dhejavatravel]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Sep 2023 16:26:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[travel jakarta jogja]]></category>
		<category><![CDATA[wisata gempa]]></category>
		<category><![CDATA[wisata merapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dhejavatravel.com/?p=3530</guid>

					<description><![CDATA[<p>Wisata Gempa Merapi Jogja: Keindahan Alam dan Sejarah yang Menggetarkan Hati Indonesia adalah negara yang kaya akan keindahan alamnya. Salah satu tempat yang sangat terkenal dengan keindahan alamnya adalah Gunung Merapi, yang juga dikenal sebagai &#8220;Gunung Api.&#8221; Meskipun sering dikaitkan dengan letusan dan gempa, Gunung Merapi memiliki pesona alam yang luar biasa dan sejarah yang &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://dhejavatravel.com/wisata-gempa-merapi-jogja-keindahan-alam-dan-sejarah-yang-menggetarkan-hati/"> <span class="screen-reader-text">Wisata Gempa Merapi Jogja: Keindahan Alam dan Sejarah yang Menggetarkan Hati</span> Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://dhejavatravel.com/wisata-gempa-merapi-jogja-keindahan-alam-dan-sejarah-yang-menggetarkan-hati/">Wisata Gempa Merapi Jogja: Keindahan Alam dan Sejarah yang Menggetarkan Hati</a> appeared first on <a href="https://dhejavatravel.com">Travel Jogja Jakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Wisata Gempa Merapi Jogja: Keindahan Alam dan Sejarah yang Menggetarkan Hati</strong></h2>
<p>Indonesia adalah negara yang kaya akan keindahan alamnya. Salah satu tempat yang sangat terkenal dengan keindahan alamnya adalah Gunung Merapi, yang juga dikenal sebagai &#8220;Gunung Api.&#8221; Meskipun sering dikaitkan dengan letusan dan gempa, Gunung Merapi memiliki pesona alam yang luar biasa dan sejarah yang mendalam yang menarik minat wisatawan dari seluruh dunia. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi fenomena &#8220;Wisata Gempa&#8221; di Gunung Merapi, yang mencakup keindahan alam dan sejarah yang menggetarkan hati.</p>
<p><strong>Keindahan Alam Gunung Merapi</strong></p>
<ol>
<li><em>Pemandangan Gunung Merapi</em>: Gunung Merapi terletak di pulau Jawa, dan pemandangannya sangat memukau. Dengan ketinggian sekitar 2.930 meter di atas permukaan laut, puncak Gunung Merapi memberikan pemandangan yang spektakuler. Para pendaki dan wisatawan dapat menikmati matahari terbit dan terbenam yang memukau, serta melihat kabut rendah yang sering menyelimuti lereng gunung.</li>
<li><em>Lereng yang Hijau dan Subur</em>: Lereng Gunung Merapi sangat subur dan hijau. Anda akan menemukan hutan tropis yang indah dengan berbagai jenis flora dan fauna yang langka. Wisatawan yang menyukai petualangan alam bebas dapat menjelajahi hutan-hutan ini sambil menikmati keindahan alam yang mempesona.</li>
<li><em>Air Terjun Tlogo Putri</em>: Salah satu daya tarik alam yang terkenal di Gunung Merapi adalah air terjun Tlogo Putri. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 30 meter dan terletak di sekitar kaki gunung. Wisatawan dapat menikmati suasana sejuk dan indah di sekitar air terjun ini.</li>
<li><em>Kawasan Batu Alien</em>: Di lereng Gunung Merapi, ada kawasan yang disebut &#8220;Batu Alien&#8221; karena batu-batu besar yang aneh dan unik di sana. Batu-batu ini terbentuk akibat letusan gunung api dan gempa bumi. Kawasan ini adalah tempat yang menarik untuk menjelajahi fenomena geologi yang luar biasa.</li>
</ol>
<p><strong>Sejarah Gempa dan Keberanian Penduduk Lokal</strong></p>
<ol>
<li><em>Letusan dan Gempa Merapi</em>: Gunung Merapi adalah salah satu gunung berapi yang paling aktif di dunia. Letusan dan gempa sering terjadi di daerah ini. Terakhir kali, letusan besar terjadi pada tahun 2010, yang menewaskan banyak orang dan menghancurkan sejumlah desa. Sejarah letusan dan gempa ini menciptakan lanskap yang penuh tantangan namun menarik.</li>
<li><em>Penduduk Lokal yang Berani</em>: Meskipun risiko letusan dan gempa, penduduk lokal di sekitar Gunung Merapi tetap tinggal dan bertahan. Mereka memiliki tradisi kuat dan keyakinan spiritual terhadap gunung ini. Banyak dari mereka bekerja sebagai pemandu wisata dan berbagi cerita serta pengalaman pribadi mereka dengan pengunjung.</li>
<li><em>Museum Merapi</em>: Di kaki Gunung Merapi, terdapat Museum Merapi yang menampilkan koleksi artefak, foto, dan informasi tentang sejarah letusan dan gempa di gunung ini. Museum ini memberikan wawasan mendalam tentang dampak alamiah dan sejarah yang mengesankan dari Gunung Merapi.</li>
</ol>
<p><strong>Wisata Keberanian dan Kepedulian Lingkungan</strong></p>
<p>Wisata Gempa di Gunung Merapi adalah pengalaman yang menggetarkan hati. Ini adalah tempat di mana Anda dapat menghargai keindahan alam yang luar biasa sambil menghormati keberanian penduduk lokal yang tinggal di wilayah yang berisiko tinggi. Selain itu, kunjungan ke sini juga dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya konservasi lingkungan dan mitigasi bencana.</p>
<p>Dalam mengunjungi Gunung Merapi, penting untuk selalu mengikuti petunjuk dari otoritas setempat dan menjaga kelestarian alam. Jangan lupa untuk berinteraksi dengan penduduk lokal, mendengarkan cerita mereka, dan memahami hubungan mereka dengan gunung ini.</p>
<p>Jadi, jika Anda mencari pengalaman wisata yang memukau dan mendalam, Gunung Merapi adalah destinasi yang harus Anda pertimbangkan. Wisata Gempa di sini akan menginspirasi Anda dengan keindahan alamnya dan memberikan pengalaman sejarah yang tak terlupakan.</p>
<p>Tertarik Berkunjung ke Jogja?</p>
<p>Pakai travel Dhejava Aja !</p>
<section class="elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-92f7dd2 elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default" data-id="92f7dd2" data-element_type="section">
<div class="elementor-container elementor-column-gap-default">
<div class="elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-37a334c" data-id="37a334c" data-element_type="column">
<div class="elementor-widget-wrap elementor-element-populated">
<div class="elementor-element elementor-element-a47f780 elementor-widget elementor-widget-text-editor" data-id="a47f780" data-element_type="widget" data-widget_type="text-editor.default">
<div class="elementor-widget-container">
<h2><strong>FASILITAS TRAVEL JAKARTA-JOGJA PP.</strong></h2>
<p>Anda dari ibu kota Jakarta, <a href="https://dhejavatravel.com/" target="_blank" rel="noopener">Ada rute Travel Jakarta Jogja</a></p>
<p>Nikmati perjalanan Anda bersama kami yang  Aman &amp; Nyaman<br />
Kami selalu mengutamakan keselamatan dan kenyamanan dari setiap pelanggan kami. Dan tentunya hal tersebut didukung dengan tersedianya armada-armada dan crew yang mumpuni dalam bidang ini. Fasilitas untuk Anda pengguna jasa travel Jakarta-Jogja PP.</p>
<ol>
<li>Mobil Full AC.</li>
<li>1 x Makan di rest Area bersih.</li>
<li>Full Music</li>
<li>Door to Door diantar sampai tujuan.</li>
<li> Tempat duduk nyaman.</li>
</ol>
<p><strong>Call Center: <a href="https://wa.me/6289506800009/">089506800009</a></strong></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
<p>The post <a href="https://dhejavatravel.com/wisata-gempa-merapi-jogja-keindahan-alam-dan-sejarah-yang-menggetarkan-hati/">Wisata Gempa Merapi Jogja: Keindahan Alam dan Sejarah yang Menggetarkan Hati</a> appeared first on <a href="https://dhejavatravel.com">Travel Jogja Jakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://dhejavatravel.com/wisata-gempa-merapi-jogja-keindahan-alam-dan-sejarah-yang-menggetarkan-hati/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kelebihan dan Kekurangan Naik Kereta Api</title>
		<link>https://dhejavatravel.com/kelebihan-dan-kekurangan-naik-kereta-api/</link>
					<comments>https://dhejavatravel.com/kelebihan-dan-kekurangan-naik-kereta-api/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dhejavatravel]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Mar 2023 06:19:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dhejavatravel.com/?p=3247</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kelebihan dan Kekurangan Naik Kereta Api Kelebihan Naik Kereta Api: Aman dan Nyaman: Kereta api adalah salah satu moda transportasi yang paling aman dan nyaman karena kursi dan kabin yang lebar, serta fasilitas seperti toilet dan AC yang tersedia. Harga yang terjangkau: Tiket kereta api biasanya lebih murah daripada tiket pesawat atau transportasi lainnya, terutama &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://dhejavatravel.com/kelebihan-dan-kekurangan-naik-kereta-api/"> <span class="screen-reader-text">Kelebihan dan Kekurangan Naik Kereta Api</span> Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://dhejavatravel.com/kelebihan-dan-kekurangan-naik-kereta-api/">Kelebihan dan Kekurangan Naik Kereta Api</a> appeared first on <a href="https://dhejavatravel.com">Travel Jogja Jakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Kelebihan dan Kekurangan Naik Kereta Api</strong></h2>
<p><strong>Kelebihan Naik Kereta Api:</strong></p>
<ol>
<li>Aman dan Nyaman: Kereta api adalah salah satu moda transportasi yang paling aman dan nyaman karena kursi dan kabin yang lebar, serta fasilitas seperti toilet dan AC yang tersedia.</li>
<li>Harga yang terjangkau: Tiket kereta api biasanya lebih murah daripada tiket pesawat atau transportasi lainnya, terutama jika memesan jauh-jauh hari.</li>
<li>Menikmati Pemandangan: Dalam perjalanan kereta, Anda dapat menikmati pemandangan alam yang indah dan juga dapat berinteraksi dengan orang-orang lokal.</li>
<li>Tidak Ada Macet: Kereta api jarang terkena macet seperti yang sering terjadi di jalan raya.</li>
<li>Hemat Bahan Bakar: Kereta api jauh lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar dibandingkan mobil atau bus.</li>
</ol>
<p><strong>Kekurangan Naik Kereta Api:</strong></p>
<ol>
<li>Waktu Perjalanan yang Lama: Perjalanan dengan kereta bisa memakan waktu lebih lama dibandingkan dengan pesawat atau mobil.</li>
<li>Jadwal yang Terbatas: <a href="https://dhejavatravel.com/" target="_blank" rel="noopener">Jadwal keberangkatan</a> kereta api bisa sangat terbatas tergantung pada lokasi dan waktu yang Anda inginkan.</li>
<li>Kurang Fleksibel: Anda tidak dapat menentukan rute Anda sendiri atau berhenti kapan saja selama perjalanan kereta.</li>
<li>Kerumunan pada Puncak Musim: Kereta api dapat sangat ramai terutama saat puncak musim liburan atau akhir pekan.</li>
<li>Risiko Keterlambatan: Terkadang, kereta api mengalami keterlambatan yang bisa mempengaruhi jadwal perjalanan Anda.</li>
</ol>
<p>Berikut adalah syarat umum untuk naik kereta api di Indonesia:</p>
<ol>
<li>Membeli Tiket: Tiket harus dibeli sebelum keberangkatan dan dapat dibeli melalui agen penjualan tiket kereta api, online melalui website resmi PT Kereta Api Indonesia (KAI) atau aplikasi pihak ketiga, seperti Traveloka atau Tiket.com.</li>
<li>Membawa Identitas: Setiap penumpang diwajibkan untuk membawa identitas resmi seperti kartu identitas, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Izin Mengemudi (SIM), atau paspor. Identitas akan diperiksa oleh petugas pada saat check-in di stasiun kereta api.</li>
<li>Mengecek Jadwal dan Perjalanan: Pastikan untuk mengecek jadwal keberangkatan kereta api sebelumnya dan juga melakukan persiapan perjalanan dengan memeriksa durasi perjalanan dan waktu tiba di stasiun tujuan.</li>
<li>Datang tepat waktu: Penting untuk datang tepat waktu di stasiun kereta api minimal 30 menit sebelum keberangkatan untuk melakukan check-in dan memastikan tiket dan identitas telah diverifikasi.</li>
<li>Membawa Barang bawaan sesuai ketentuan: Setiap penumpang diizinkan membawa barang bawaan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang ditetapkan oleh PT KAI, seperti ukuran, berat dan jenis barang bawaan yang diizinkan untuk dibawa ke dalam kereta.</li>
<li>Menjaga Ketertiban dan Kesopanan: Penumpang diwajibkan untuk menjaga ketertiban dan kesopanan selama perjalanan dan tidak diperbolehkan merokok, membuang sampah sembarangan atau melakukan tindakan yang dapat mengganggu kenyamanan penumpang lainnya.</li>
<li>Mematuhi Protokol Kesehatan: Selama pandemi COVID-19, penumpang wajib mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan secara berkala sesuai dengan aturan yang berlaku.</li>
</ol>
<p>The post <a href="https://dhejavatravel.com/kelebihan-dan-kekurangan-naik-kereta-api/">Kelebihan dan Kekurangan Naik Kereta Api</a> appeared first on <a href="https://dhejavatravel.com">Travel Jogja Jakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://dhejavatravel.com/kelebihan-dan-kekurangan-naik-kereta-api/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Travel Magelang Jakarta: Menikmati Perjalanan di Antara Keindahan Nusantara</title>
		<link>https://dhejavatravel.com/travel-magelang-jakarta-menikmati-perjalanan-di-antara-keindahan-nusantara/</link>
					<comments>https://dhejavatravel.com/travel-magelang-jakarta-menikmati-perjalanan-di-antara-keindahan-nusantara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dhejavatravel]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Mar 2023 05:05:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Travel Magelang Jakarta Menikmati Perjalanan di Antara Keindahan Nusantara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dhejavatravel.com/?p=3229</guid>

					<description><![CDATA[<p>Travel Magelang Jakarta: Menikmati Perjalanan di Antara Keindahan Nusantara Indonesia adalah negara yang kaya akan keindahan alam dan budayanya. Tak hanya terkenal dengan keindahan pantai, namun Indonesia juga memiliki destinasi wisata alam yang tak kalah menarik, salah satunya adalah Magelang. Magelang merupakan kota yang terletak di Jawa Tengah, dengan beragam keindahan alam yang membuatnya menjadi &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://dhejavatravel.com/travel-magelang-jakarta-menikmati-perjalanan-di-antara-keindahan-nusantara/"> <span class="screen-reader-text">Travel Magelang Jakarta: Menikmati Perjalanan di Antara Keindahan Nusantara</span> Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://dhejavatravel.com/travel-magelang-jakarta-menikmati-perjalanan-di-antara-keindahan-nusantara/">Travel Magelang Jakarta: Menikmati Perjalanan di Antara Keindahan Nusantara</a> appeared first on <a href="https://dhejavatravel.com">Travel Jogja Jakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Travel Magelang Jakarta: Menikmati Perjalanan di Antara Keindahan Nusantara</p>
<p>Indonesia adalah negara yang kaya akan keindahan alam dan budayanya. Tak hanya terkenal dengan keindahan pantai, namun Indonesia juga memiliki destinasi wisata alam yang tak kalah menarik, salah satunya adalah Magelang. Magelang merupakan kota yang terletak di Jawa Tengah, dengan beragam keindahan alam yang membuatnya menjadi destinasi wisata favorit bagi para traveler.</p>
<p>Namun, tak hanya Magelang yang menjadi destinasi wisata favorit, Jakarta pun memiliki daya tariknya sendiri sebagai ibukota Indonesia. Dikenal sebagai kota metropolitan dengan segala kesibukan dan kegiatan bisnis, Jakarta juga memiliki beragam tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi.</p>
<p>Jika Anda ingin mengunjungi kedua kota ini, Anda bisa menggunakan travel Magelang Jakarta sebagai pilihan transportasi. Berikut ini adalah informasi lebih lanjut mengenai travel Magelang Jakarta.</p>
<p><strong>Pilihan Transportasi dari Magelang ke Jakarta</strong></p>
<p><a href="https://dhejavatravel.com/rute-travel/" target="_blank" rel="noopener">Magelang dan Jakarta</a> terpisah jarak yang cukup jauh, sehingga perjalanan ditempuh dengan menggunakan moda transportasi tertentu. Ada beberapa pilihan transportasi yang bisa Anda gunakan untuk melakukan perjalanan dari Magelang ke Jakarta, di antaranya adalah:</p>
<ol>
<li>Travel adalah salah satu pilihan transportasi yang bisa Anda gunakan untuk perjalanan dari Magelang ke Jakarta. Terdapat banyak operator travel yang melayani rute tersebut dengan jadwal keberangkatan yang cukup fleksibel. Harga tiket <strong>travel Magelang Jakarta</strong> juga terjangkau, sekitar Rp. 150.000 &#8211; Rp. 250.000 per orang.</li>
<li>Bus adalah pilihan transportasi yang paling umum digunakan oleh masyarakat Indonesia. Terdapat banyak operator bus yang melayani rute Magelang Jakarta, seperti Pahala Kencana, Sinar Jaya, dan Handoyo. Harga tiket bus Magelang Jakarta bervariasi tergantung pada kelas dan operator bus yang dipilih, namun umumnya berkisar antara Rp 150.000 hingga Rp 250.000.</li>
<li>Kereta Api Kereta api adalah moda transportasi yang paling nyaman dan cepat untuk perjalanan dari Magelang ke Jakarta. Terdapat beberapa jenis kereta api yang melayani rute tersebut, seperti Argo Lawu, Taksaka, dan Argo Dwipangga. Harga tiket kereta api Magelang Jakarta juga bervariasi tergantung pada jenis kereta api dan kelas yang dipilih, namun umumnya berkisar antara Rp 250.000 hingga Rp 500.000.</li>
</ol>
<p><strong>Menikmati Perjalanan</strong></p>
<p>Perjalanan dari Magelang ke Jakarta bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan jika Anda mempersiapkan dengan baik. Pastikan Anda sudah memesan tiket transportasi <a href="https://digitalseo.id/" target="_blank" rel="noopener">sebelumnya</a>, sehingga Anda tidak perlu khawatir kehabisan tiket saat keberangkatan. Selain itu, pastikan juga untuk membawa perlengkapan yang cukup, seperti pakaian yang nyaman, makanan ringan, air mineral, dan charger untuk gadget Anda.</p>
<p>Bagi sebagian orang, perjalanan dari Magelang ke Jakarta mungkin terasa melelahkan dan membosankan, terutama jika perjalanan dilakukan dengan kendaraan pribadi atau kendaraan umum seperti bus atau travel. Namun, dengan memilih moda transportasi yang tepat dan menyiapkan diri dengan baik, perjalanan dari Magelang ke Jakarta dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan dan mengesankan.</p>
<p>The post <a href="https://dhejavatravel.com/travel-magelang-jakarta-menikmati-perjalanan-di-antara-keindahan-nusantara/">Travel Magelang Jakarta: Menikmati Perjalanan di Antara Keindahan Nusantara</a> appeared first on <a href="https://dhejavatravel.com">Travel Jogja Jakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://dhejavatravel.com/travel-magelang-jakarta-menikmati-perjalanan-di-antara-keindahan-nusantara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Transportasi dari Jakarta ke Jogja Naik Apa?</title>
		<link>https://dhejavatravel.com/transportasi-dari-jakarta-ke-jogja-naik-apa/</link>
					<comments>https://dhejavatravel.com/transportasi-dari-jakarta-ke-jogja-naik-apa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dhejavatravel]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Mar 2023 08:46:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dhejavatravel.com/?p=3221</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta dan Jogja adalah dua kota besar di Indonesia yang terletak di pulau Jawa. Kedua kota ini dapat dijangkau melalui berbagai jenis transportasi. Berikut ini adalah beberapa macam transportasi yang dapat digunakan untuk perjalanan dari Jakarta ke Jogja. Pesawat Terbang Pesawat terbang merupakan salah satu pilihan transportasi yang paling populer untuk perjalanan dari Jakarta ke &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://dhejavatravel.com/transportasi-dari-jakarta-ke-jogja-naik-apa/"> <span class="screen-reader-text">Transportasi dari Jakarta ke Jogja Naik Apa?</span> Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://dhejavatravel.com/transportasi-dari-jakarta-ke-jogja-naik-apa/">Transportasi dari Jakarta ke Jogja Naik Apa?</a> appeared first on <a href="https://dhejavatravel.com">Travel Jogja Jakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta dan Jogja</strong> adalah dua kota besar di Indonesia yang terletak di pulau Jawa. Kedua kota ini dapat dijangkau melalui berbagai jenis transportasi. Berikut ini adalah beberapa macam transportasi yang dapat digunakan untuk perjalanan dari Jakarta ke Jogja.</p>
<ol>
<li>Pesawat Terbang Pesawat terbang merupakan salah satu pilihan transportasi yang paling populer untuk <a href="https://dhejavatravel.com/travel-jogja-jakarta-pp/" target="_blank" rel="noopener">perjalanan dari Jakarta ke Jogja</a>. Ada banyak maskapai penerbangan yang melayani rute ini dengan waktu tempuh sekitar 1 jam. Beberapa maskapai tersebut antara lain Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, dan AirAsia. Jika memesan tiket jauh-jauh hari, biasanya ada promo harga yang lebih terjangkau.</li>
<li>Kereta Api Transportasi lain yang populer adalah kereta api. Ada beberapa pilihan kereta api yang bisa digunakan, seperti Kereta Api Argo Dwipangga, Turangga, dan Gajayana. Waktu tempuh kereta api dari Jakarta ke Jogja sekitar 8-10 jam tergantung dari jenis kereta api dan kelas yang dipilih. Harga tiket kereta api bisa lebih terjangkau dibandingkan dengan pesawat terbang.</li>
<li>Bus Untuk penghematan biaya, bus dapat menjadi pilihan transportasi yang lebih terjangkau. Ada banyak bus yang melayani rute Jakarta &#8211; Jogja, seperti Pahala Kencana, Sinar Jaya, dan Lorena. Waktu tempuh bus dari Jakarta ke Jogja sekitar 10-12 jam tergantung pada lalu lintas. Harga tiket bus biasanya lebih murah dibandingkan dengan pesawat terbang dan kereta api.</li>
<li>Mobil Pribadi Jika Anda ingin merasakan pengalaman berkendara sendiri, mobil pribadi dapat menjadi alternatif. Waktu tempuh dari Jakarta ke Jogja sekitar 10-12 jam tergantung pada lalu lintas dan kondisi jalan. Anda dapat mengatur jadwal dan rute perjalanan sesuai dengan keinginan. Namun, perjalanan dengan mobil pribadi membutuhkan biaya bahan bakar dan tol yang cukup mahal.</li>
<li>Travel Travel atau mobil shuttle juga dapat menjadi pilihan transportasi yang nyaman dan terjangkau. Ada banyak travel yang melayani rute Jakarta &#8211; Jogja dengan harga tiket yang terjangkau. Waktu tempuh dari Jakarta ke Jogja sekitar 10-12 jam tergantung pada kondisi lalu lintas. Anda dapat memesan tiket travel melalui aplikasi online atau datang langsung ke agen travel terdekat.</li>
</ol>
<p>Itulah beberapa macam transportasi yang dapat digunakan untuk perjalanan dari <a href="https://dhejavatravel.com/4-wisata-terbaik-di-jakarta/" target="_blank" rel="noopener">Jakarta ke Jogja</a>. Setiap jenis transportasi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pilihlah jenis transportasi yang sesuai dengan kebutuhan dan budget Anda untuk perjalanan yang nyaman dan menyenangkan.</p>
<p>The post <a href="https://dhejavatravel.com/transportasi-dari-jakarta-ke-jogja-naik-apa/">Transportasi dari Jakarta ke Jogja Naik Apa?</a> appeared first on <a href="https://dhejavatravel.com">Travel Jogja Jakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://dhejavatravel.com/transportasi-dari-jakarta-ke-jogja-naik-apa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>4 Wisata Terbaik di Jakarta</title>
		<link>https://dhejavatravel.com/4-wisata-terbaik-di-jakarta/</link>
					<comments>https://dhejavatravel.com/4-wisata-terbaik-di-jakarta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dhejavatravel]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Mar 2023 08:41:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[wisata terbaik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dhejavatravel.com/?p=3218</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta adalah ibu kota Indonesia dan salah satu kota terpadat di dunia. Kota ini memiliki beragam destinasi wisata yang menarik, mulai dari wisata sejarah hingga wisata modern. Berikut adalah 4 wisata terbaik di Jakarta yang bisa Anda kunjungi: Monas Monas atau Monumen Nasional adalah landmark yang terkenal di Jakarta. Monas merupakan simbol kemerdekaan Indonesia yang &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://dhejavatravel.com/4-wisata-terbaik-di-jakarta/"> <span class="screen-reader-text">4 Wisata Terbaik di Jakarta</span> Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://dhejavatravel.com/4-wisata-terbaik-di-jakarta/">4 Wisata Terbaik di Jakarta</a> appeared first on <a href="https://dhejavatravel.com">Travel Jogja Jakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta adalah ibu kota Indonesia dan salah satu kota terpadat di dunia. Kota ini memiliki beragam destinasi wisata yang menarik, mulai dari wisata sejarah hingga wisata modern. Berikut adalah 4 wisata terbaik di Jakarta yang bisa Anda kunjungi:</p>
<ol>
<li>Monas Monas atau Monumen Nasional adalah landmark yang terkenal di Jakarta. Monas merupakan simbol kemerdekaan Indonesia yang berdiri megah di pusat kota. Di Monas, Anda dapat menaiki lift ke puncak monumen untuk menikmati pemandangan kota Jakarta dari ketinggian.</li>
<li>Kota Tua Kota Tua adalah kawasan yang memiliki banyak bangunan peninggalan Belanda. Di sini Anda dapat melihat gedung-gedung tua yang memiliki arsitektur unik, seperti Museum Bank Indonesia dan Gedung Arsip Nasional. Selain itu, di Kota Tua juga terdapat banyak kafe dan restoran yang menyajikan kuliner khas Indonesia.</li>
<li>Ragunan Zoo Ragunan Zoo adalah kebun binatang terbesar di Indonesia. Di sini, Anda dapat melihat berbagai macam satwa, seperti harimau, singa, gajah, dan masih banyak lagi. Selain itu, di Ragunan Zoo juga terdapat taman bunga yang indah dan air mancur yang menarik.</li>
<li>Taman Mini Indonesia Indah Taman Mini Indonesia Indah (TMII) adalah tempat wisata yang cocok untuk keluarga. Di sini, Anda dapat melihat miniatur bangunan dan tradisi dari seluruh provinsi di Indonesia. Selain itu, di TMII juga terdapat taman rekreasi dan taman budaya, seperti taman hewan, taman air, dan teater IMAX.</li>
</ol>
<p>Itulah <a href="https://dhejavatravel.com/" target="_blank" rel="noopener">4 wisata terbaik di Jakarta</a> yang wajib Anda kunjungi. Pastikan Anda menyempatkan waktu untuk menjelajahi keempat destinasi tersebut saat berada di Jakarta.</p>
<p>The post <a href="https://dhejavatravel.com/4-wisata-terbaik-di-jakarta/">4 Wisata Terbaik di Jakarta</a> appeared first on <a href="https://dhejavatravel.com">Travel Jogja Jakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://dhejavatravel.com/4-wisata-terbaik-di-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengenal Candi Prambanan</title>
		<link>https://dhejavatravel.com/mengenal-candi-prambanan/</link>
					<comments>https://dhejavatravel.com/mengenal-candi-prambanan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dhejavatravel]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Feb 2023 08:15:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[candi prambanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dhejavatravel.com/?p=3200</guid>

					<description><![CDATA[<p>Candi Prambanan Situs Warisan Dunia UNESCO Tipe Budaya Kriteria i, iv Nomor identifikasi 642 Kawasan UNESCO Asia Pasifik Tahun pengukuhan 1991 (sesi ke-15) Candi Prambanan atau Candi Roro Jonggrang (Hanacaraka:ꦕꦤ꧀ꦝꦶ​ꦥꦿꦩ꧀ꦧꦤꦤ꧀, Candhi Prambanan) adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 masehi. Candi ini dipersembahkan untuk Trimurti, tiga dewa utama Hindu yaitu Brahma sebagai dewa pencipta, Wishnu sebagai dewa pemelihara, dan Siwa sebagai dewa pemusnah. &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://dhejavatravel.com/mengenal-candi-prambanan/"> <span class="screen-reader-text">Mengenal Candi Prambanan</span> Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://dhejavatravel.com/mengenal-candi-prambanan/">Mengenal Candi Prambanan</a> appeared first on <a href="https://dhejavatravel.com">Travel Jogja Jakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<table width="352">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2"><strong>Candi Prambanan</strong></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2"></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2"><strong>Situs Warisan Dunia UNESCO</strong></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Tipe</strong></td>
<td>Budaya</td>
</tr>
<tr>
<td>Kriteria</td>
<td>i, iv</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Nomor identifikasi</strong></td>
<td>642</td>
</tr>
<tr>
<td>Kawasan UNESCO</td>
<td>Asia Pasifik</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Tahun pengukuhan</strong></td>
<td>1991 (sesi ke-15)</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Candi Prambanan</strong> atau <strong>Candi Roro Jonggrang</strong> (Hanacaraka:ꦕꦤ꧀ꦝꦶ​ꦥꦿꦩ꧀ꦧꦤꦤ꧀, <em>Candhi Prambanan</em>)</p>
<p>adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 masehi. Candi ini dipersembahkan untuk Trimurti, tiga dewa utama Hindu yaitu Brahma sebagai dewa pencipta, Wishnu sebagai dewa pemelihara, dan Siwa sebagai dewa pemusnah. Berdasarkan prasati Siwagrha nama asli kompleks candi ini adalah <strong>Siwagrha</strong> (bahsa Sansekerta yang bermakna ‘Rumah Siwa’), dan memang di <em>garbagriha</em> (ruang utama) candi ini bersemayam arca Siwa Mahadewa setinggi tiga meter yang menujukkan bahwa di candi ini dewa Siwa lebih diutamakan.</p>
<p>Kompleks candi ini terletak di kecamatan Prambana Desa Bokoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dan kecamatan Prambanan, Klaten, Jawa Tengah kurang lebih 17 kilometer timur laut Yogyakarta, 50 kilometer barat daya Surakarta dan 120 kilometer selatan Semaranag, persis di perbatasan antara provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.  Letaknya sangat unik, Candi Prambanan terletak di wilayah administrasi desa Bokoharjo, Prambanan, Sleman, sedangkan pintu masuk kompleks Candi Prambanan terletak di wilayah adminstrasi desa Tlogo, Prambanan, Klaten Jawa Tengah.</p>
<p>Candi ini adalah termasuk Situs Warisan Dunia UNESCO, candi Hindu terbesar di Indonesia, sekaligus salah satu candi terindah di Asia Tenggara. Arsitektur bangunan ini berbentuk tinggi dan ramping sesuai dengan arsitektur Hindu pada umumnya dengan candi Siwa sebagai candi utama memiliki ketinggian mencapai 47 meter menjulang di tengah kompleks gugusan candi-candi yang lebih kecil. Sebagai salah satu candi termegah di Asia Tenggara, candi Prambanan menjadi daya tarik kunjungan wisatawan dari seluruh dunia.</p>
<p>Menurut prasasti Siwagrha, candi ini mulai dibangun pada sekitar tahun 850 masehi oleh Rakai Pikatan, dan terus dikembangkan dan diperluas oleh Balitung Maha Sambu, pada masa kerajaan Medang Mataram.</p>
<p>Etimologi</p>
<p>Nama <strong>Prambanan</strong>, berasal dari nama desa tempat candi ini berdiri, diduga merupakan perubahan nama dialek bahasa Jawa dari istilah teologi Hindu <em>Para Brahman</em> yang bermakna “Brahman Agung” yaitu Barhman atau realitas abadi tertinggi dan teragung yang tak dapat digambarkan, yang kerap disamakan dengan konsep Tuhan  dalam agama Hindu. Pendapat lain menganggap <em>Para Brahman</em> mungkin merujuk kepada masa jaya candi ini yang dahulu dipenuhi oleh para brahmana. Pendapat lain mengajukan anggapan bahwa nama “Prambanan” berasal dari akar kata <em>mban</em> dalam Bahasa Jawa yang bermakna menanggung atau memikul tugas, merujuk kepada para dewa Hindu yang mengemban tugas menata dan menjalankan keselarasan jagat.</p>
<p>Nama lain dari Prambanan dapat berarti 5 (lima) gunung yang dalam bahasa Khmer/Kamboja 5 (lima) adalah Pram dan banam adalah gunung (ប្រាំភ្នំ). Hal ini menggambarkan 5 puncak gunung dari Himalaya di India. Mengingat pada saat yang sama dalam kronik Khmer bahwa Bangsa Jawa pernah menjajah Khmer salama 200 tahun dan Jayawarman ke 2 yang pernah di Jawa merupakan pahlawan yang membebaskan Khmer dari dominasi Jawa.</p>
<p>Nama asli kompleks candi Hindu ini adalah nama dari Bahasa Sansekerta, <em>Siwagrha</em> (Rumah Siwa) atau <em>Siwalaya</em> (Alam Siwa), berdasarkan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Prasasti_Siwagrha">Prasasti Siwagrha</a> yang bertarikh 778 Saka (856 Masehi). <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Trimurti">Trimurti</a> dimuliakan dalam kompleks candi ini dengan tiga candi utamanya memuliakan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Brahma">Brahma</a>, <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Siwa">Siwa</a>, dan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Wisnu">Wisnu</a>. Akan tetapi Siwa Mahadewa yang menempati ruang utama di candi Siwa adalah dewa yang paling dimuliakan dalam kompleks candi ini.</p>
<ol>
<li>Gronemen (1887) berpendapat bahwa nama Prambanan berasal dari kata <em>ramban</em>:</li>
</ol>
<table>
<tbody>
<tr>
<td width="20"><strong>“</strong></td>
<td>mengumpulkan dedaunan (untuk keperluan rumah tangga atau obat-obatan), [<em>pra-ramban-an</em>] masih menjadi tempat, lazimnya di hutan, di mana dedaunan itu diramu. Penjelasan seperti ini mengenai nama puning-puning reruntuhan itu, yang niscaya pada satu kesempatan ditemukan di hutan seperti itu, juga termuat dalam kamus yang disusun Roorda; [sebuah penjelasan] yang begitu sederhana dan alamiah sehingga kita tidak perlu mencari penjelasan yang lain.” (Groneman 1887:1427 dalam Jordaan, 1996)</td>
<td width="20"><strong>”</strong></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Sejarah</p>
<p><strong>Pembangunan</strong></p>
<p>Candi Prambanan di antara kabut pagi.</p>
<p>Prambanan adalah candi Hindu terbesar dan termegah yang pernah dibangun di Jawa kuno, pembangunan candi Hindu kerajaan ini dimulai oleh <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Rakai_Pikatan">Rakai Pikatan</a> sebagai tandingan candi Buddha <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Borobudur">Borobudur</a> dan juga <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Sewu">candi Sewu</a> yang terletak tak jauh dari Prambanan. Beberapa sejarawan lama menduga bahwa pembangunan candi agung Hindu ini untuk menandai kembali berkuasanya <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Dinasti_Sanjaya">keluarga Sanjaya</a> atas Jawa, hal ini terkait teori wangsa kembar berbeda keyakinan yang saling bersaing; yaitu wangsa Sanjaya penganut Hindu dan wangsa <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Sailendra">Sailendra</a> penganut Buddha. Pastinya, dengan dibangunnya candi ini menandai bahwa Hinduisme aliran Saiwa kembali mendapat dukungan keluarga kerajaan, setelah sebelumnya wangsa <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Sailendra">Sailendra</a> cenderung lebih mendukung <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Buddha">Buddha</a> aliran <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Mahayana">Mahayana</a>. Hal ini menandai bahwa <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Medang">kerajaan Medang</a> beralih fokus dukungan keagamaanya, dari Buddha Mahayana ke pemujaan terhadap Siwa.</p>
<p>Bangunan ini pertama kali dibangun sekitar tahun 850 Masehi oleh Rakai Pikatan dan secara berkelanjutan disempurnakan dan diperluas oleh Raja Lokapala dan raja Balitung Maha Sambu. Berdasarkan prasati Siwagrha berangka tahun 856 M, bangunan suci ini dibangun untuk memuliakan dewa Siwa, dan nama asli bangunan ini dalam bahasa Sanskerta adalah <strong>Siwagrha</strong> (Sanskerta:<em>Shiva-grha</em> yang berarti: ‘Rumah Siwa’) atau <strong>Siwalaya</strong> (Sanskerta:<em>Shiva-laya</em> yang berarti: ‘Ranah Siwa’ atau ‘Alam Siwa’). Dalam prasasti ini disebutkan bahwa saat pembangunan candi Siwagrha tengah berlangsung, dilakukan juga pekerjaan umum perubahan tata air untuk memindahkan aliran sungai di dekat candi ini. Sungai yang dimaksud adalah sungai Opak yang mengalir dari utara ke selatan sepanjang sisi barat kompleks candi Prambanan. Sejarawan menduga bahwa aslinya aliran sungai ini berbelok melengkung ke arah timur, dan dianggap terlalu dekat dengan candi sehingga erosi sungai dapat membahayakan konstruksi candi. Proyek tata air ini dilakukan dengan membuat sodetan sungai baru yang memotong lengkung sungai dengan poros utara-selatan sepanjang dinding barat di luar kompleks candi. Bekas aliran sungai asli kemudian ditimbun untuk memberikan lahan yang lebih luas bagi pembangunan deretan candi perwara (candi pengawal atau candi pendamping).</p>
<p>Beberapa arkeolog berpendapat bahwa arca Siwa di garbhagriha (ruang utama) dalam candi Siwa sebagai candi utama merupakan arca perwujudan raja Balitung, sebagai arca pedharmaan anumerta dia.</p>
<p>Kompleks bangunan ini secara berkala terus disempurnakan oleh raja-raja Medang Mataram berikutnya, seperti raja Daksa dan Tulodong, dan diperluas dengan membangun ratusan candi-candi tambahan di sekitar candi utama. Karena kemegahan candi ini, candi Prambanan berfungsi sebagai candi agung Kerajaan Mataram, tempat digelarnya berbagai upacara penting kerajaan. Pada masa puncak kejayaannya, sejarawan menduga bahwa ratusan pendeta brahmana dan murid-muridnya berkumpul dan menghuni pelataran luar candi ini untuk mempelajari kitab Weda dan melaksanakan berbagai ritual dan upacara Hindu. Sementara pusat kerajaan atau keraton kerajaan Mataram diduga terletak di suatu tempat di dekat Prambanan di Dataran Kewu.</p>
<p><strong>Ditelantarkan</strong></p>
<p>Sekitar tahun 930-an, ibu kota kerajaan berpindah ke Jawa Timur oleh Mpu Sendok, yang mendirikan Wangsa Isyana. Penyebab kepindahan pusat kekuasaan ini tidak diketahui secara pasti. Akan tetapi sangat mungkin disebabkan oleh letusan hebat Gunung Merapi yang menjulang sekitar 20 kilometer di utara candi Prambanan. Kemungkinan penyebab lainnya adalah peperangan dan perebutan kekuasaan. Setelah perpindahan ibu kota, candi Prambanan mulai telantar dan tidak terawat, sehingga pelan-pelan candi ini mulai rusak dan runtuh.</p>
<p>Bangunan candi ini diduga benar-benar runtuh akibat gempa bumi hebat pada abad ke-16. Meskipun tidak lagi menjadi pusat keagamaan dan ibadah umat Hindu, candi ini masih dikenali dan diketahui keberadaannya oleh warga Jawa yang menghuni desa sekitar. Candi-candi serta arca Durga dalam bangunan utama candi ini mengilhami dongeng rakyat Jawa yaitu legenda Rara Jonggrang. Setelah perpecahan Kesultanan Mataram pada tahun 1755, reruntuhan candi dan sungai Opak di dekatnya menjadi tanda pembatas antara wilayah Kesultanan Yogyakarta dan kasunanan Surakarta (Solo).</p>
<p><strong>Penemuan kembali</strong></p>
<p>Reruntuhan candi Prambanan segera setelah ditemukan.</p>
<p>Penduduk lokal warga Jawa di sekitar candi sudah mengetahui keberadaan candi ini. Akan tetapi mereka tidak tahu latar belakang sejarah sesungguhnya, siapakah raja dan kerajaan apa yang telah membangun monumen ini. Sebagai hasil imajinasi, rakyat setempat menciptakan dongeng lokal untuk menjelaskan asal-mula keberadaan candi-candi ini; diwarnai dengan kisah fantastis mengenai raja raksasa, ribuan candi yang dibangun oleh makhluk halus jin dan dedemit hanya dalam tempo satu malam, serta putri cantik yang dikutuk menjadi arca. Legenda mengenai candi Prambanan dikenal sebagai kisah Rara Jonggrang.</p>
<p>Pada tahun 1733, candi ini ditemukan oleh CA. Lons seorang berkebangsaan Belanda. Candi ini menarik perhatian dunia ketika pada masa pendudukan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Britania">Britania</a> atas Jawa. Ketika itu <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Colin_Mackenzie">Colin Mackenzie</a>, seorang surveyor bawahan Sir <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Thomas_Stamford_Raffles">Thomas Stamford Raffles</a>, menemukan candi ini. Meskipun Sir Thomas kemudian memerintahkan penyelidikan lebih lanjut, reruntuhan candi ini tetap telantar hingga berpuluh-puluh tahun. Penggalian tak serius dilakukan sepanjang 1880-an yang sayangnya malah menyuburkan praktik penjarahan ukiran dan batu candi. Kemudian pada tahun 1855 <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Jan_Willem_IJzerman">Jan Willem IJzerman</a> mulai membersihkan dan memindahkan beberapa batu dan tanah dari bilik candi. Beberapa saat kemudian <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Isa%C3%A4c_Groneman">Isaäc Groneman</a> melakukan pembongkaran besar-besaran dan batu-batu candi tersebut ditumpuk secara sembarangan di sepanjang <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Sungai_Opak">Sungai Opak</a>. Arca-arca dan relief candi diambil oleh warga Belanda dan dijadikan hiasan taman, sementara warga pribumi menggunakan batu candi untuk bahan bangunan dan fondasi rumah.</p>
<p><strong>Pemugaran</strong></p>
<p>Pemugaran dimulai pada tahun 1918, akan tetapi upaya serius yang sesungguhnya dimulai pada tahun 1930-an. Pada tahun <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/1902">1902</a>–<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/1903">1903</a>, <a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Theodoor_van_Erp&amp;action=edit&amp;redlink=1">Theodoor van Erp</a> memelihara bagian yang rawan runtuh. Pada tahun <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/1918">1918</a>–<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/1926">1926</a>, dilanjutkan oleh Jawatan Purbakala (<em>Oudheidkundige Dienst</em>) di bawah P.J. Perquin dengan cara yang lebih sistematis sesuai kaidah arkeologi. Sebagaimana diketahui para pendahulunya melakukan pemindahan dan pembongkaran beribu-ribu batu secara sembarangan tanpa memikirkan adanya usaha pemugaran kembali. Pada tahun 1926 dilanjutkan De Haan hingga akhir hayatnya pada tahun 1930. Pada tahun 1931 digantikan oleh Ir. V.R. van Romondt hingga pada tahun 1942 dan kemudian diserahkan kepemimpinan renovasi itu kepada putra Indonesia dan itu berlanjut hingga tahun 1993.</p>
<p>Upaya restorasi terus menerus dilakukan bahkan hingga kini. Pemugaran candi Siwa yaitu candi utama kompleks ini dirampungkan pada tahun 1953 dan diresmikan oleh Presiden pertama Republik <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia">Indonesia</a> <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Sukarno">Sukarno</a>. ada bagian candi yang direstorasi, menggunakan batu baru, karena batu-batu asli banyak yang dicuri atau dipakai ulang di tempat lain. Sebuah candi hanya akan direstorasi apabila minimal 75% batu asli masih ada. Oleh karena itu, banyak candi-candi kecil yang tak dibangun ulang dan hanya tampak fondasinya saja.</p>
<p>Kini, candi ini termasuk dalam <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Situs_Warisan_Dunia_UNESCO">Situs Warisan Dunia</a> yang dilindungi oleh <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/UNESCO">UNESCO</a>, status ini diberikan UNESCO pada tahun 1991. Kini, beberapa bagian candi Prambanan tengah direstorasi untuk memperbaiki kerusakan akibat gempa Yogyakarta 2006. Gempa ini telah merusak sejumlah bangunan dan patung.</p>
<p><strong>Peristiwa kontemporer</strong></p>
<p>Pagelaran Sendratari <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Ramayana">Ramayana</a> di Prambanan.</p>
<p>Pementasan pertama Sendratari Ramayana di panggung terbuka Roro Jonggrang, Prambanan (1961).</p>
<p>Pemandangan Prambanan dikala malam yang disoroti lampu dari arah panggung terbuka Trimurti.</p>
<p>Dokumentasi pemeran utama Sendratari Ramayana, Rama (Tunjung Sulaksono) dan Sinta (Sumaryaning) bersama Charlie Chaplin dan GPH Suryohamijoyo di PanggungTerbuka Roro Jonggrang (1961).</p>
<p>Pada awal tahun 1990-an pemerintah memindahkan pasar dan kampung yang merebak secara liar di sekitar candi, menggusur kawasan perkampungan dan sawah di sekitar candi, dan memugarnya menjadi taman purbakala. Taman purbakala ini meliputi wilayah yang luas di tepi jalan raya <a href="https://dhejavatravel.com/" target="_blank" rel="noopener">Yogyakarta-Solo</a> di sisi selatannya, meliputi seluruh kompleks candi Prambanan, termasuk <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Lumbung">Candi Lumbung</a>, <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Bubrah">Candi Bubrah</a>, dan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Sewu">Candi Sewu</a> di sebelah utaranya. Pada tahun 1992 Pemerintah Indonesia Perusahaan milik negara, Persero PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko. Badan usaha ini bertugas mengelola taman wisata purbakala di Borobudur, Prambanan, Ratu Boko, serta kawasan sekitarnya. Prambanan adalah salah satu daya tarik wisata terkenal di Indonesia yang banyak dikunjungi wisatawan dalam negeri ataupun wisatwan mancanegara.</p>
<p>Tepat di seberang sungai Opak dibangun kompleks panggung dan gedung pertunjukan Trimurti yang secara rutin menggelar pertunjukan Sendratari <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Ramayana">Ramayana</a>. Panggung terbuka Trimurti tepat terletak di seberang candi di tepi Barat sungai Opak dengan latar belakang Candi Prambanan yang disoroti cahaya lampu. Panggung terbuka ini hanya digunakan pada musim kemarau, sedangkan pada musim penghujan, pertunjukan dipindahkan di panggung tertutup. <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Tari_Jawa">Tari Jawa</a> <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Wayang_orang">Wayang orang</a> Ramayana ini adalah tradisi adiluhung <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Keraton">keraton</a> Jawa yang telah berusia ratusan tahun, biasanya dipertunjukkan di keraton dan mulai dipertunjukkan di Prambanan pada saat bulan purnama sejak tahun 1960-an. Sejak saat itu Prambanan telah menjadi daya tarik wisata budaya dan purbakala utama di Indonesia.</p>
<p>Setelah pemugaran besar-besaran tahun 1990-an, Prambanan juga kembali menjadi pusat ibadah agama Hindu di Jawa. Kebangkitan kembali nilai keagamaan Prambanan adalah karena terdapat cukup banyak masyarakat penganut <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Hindu_Dharma">Hindu</a>, baik pendatang dari Bali atau warga Jawa yang kembali menganut Hindu yang bermukim di Yogyakarta, Klaten dan sekitarnya. Tiap tahun warga Hindu dari provinsi Jawa Tengah dan Yogyakarta berkumpul di candi Prambanan untuk menggelar upacara pada hari suci <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Galungan">Galungan</a>, <a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tawur_Kesanga&amp;action=edit&amp;redlink=1">Tawur Kesanga</a>, dan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Nyepi">Nyepi</a>.</p>
<p>Pada <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/27_Mei">27 Mei</a> <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/2006">2006</a> <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Gempa_Bumi_Yogyakarta_Mei_2006">gempa bumi</a> dengan kekuatan 5,9 pada <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Skala_Richter">skala Richter</a> (sementara <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/United_States_Geological_Survey">United States Geological Survey</a> melaporkan kekuatan gempa 6,2 pada skala Richter) menghantam daerah <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Bantul">Bantul</a> dan sekitarnya. Gempa ini menyebabkan kerusakan hebat terhadap banyak bangunan dan kematian pada penduduk sekitar. Gempa ini berpusat pada patahan tektonik Opak yang patahannya sesuai arah lembah sungai Opak dekat Prambanan. Salah satu bangunan yang rusak parah adalah kompleks Candi Prambanan, khususnya Candi Brahma. Foto awal menunjukkan bahwa meskipun kompleks bangunan tetap utuh, kerusakan cukup signifikan. Pecahan batu besar, termasuk panil-panil ukiran, dan kemuncak wajra berjatuhan dan berserakan di atas tanah. Candi-candi ini sempat ditutup dari kunjungan wisatawan hingga kerusakan dan bahaya keruntuhan dapat diperhitungkan. Balai arkeologi Yogyakarta menyatakan bahwa diperlukan waktu berbulan-bulan untuk mengetahui sejauh mana kerusakan yang diakibatkan gempa ini. Beberapa minggu kemudian, pada tahun 2006 situs ini kembali dibuka untuk kunjungan wisata. Pada tahun 2008, tercatat sejumlah 856.029 wisatawan Indonesia dan 114.951 wisatawan mancanegara mengunjungi Prambanan. Pada 6 Januari 2009 pemugaran candi Nandi selesai. Pada tahun 2009, ruang dalam candi utama tertutup dari kunjungan wisatawan atas alasan keamanan.</p>
<p>Kompleks candi</p>
<p>Model arsitektur rekonstruksi kompleks candi Prambanan, aslinya terdapat 240 candi berdiri di kompleks ini.</p>
<p>Pintu masuk ke kompleks bangunan ini terdapat di keempat arah penjuru mata angin, akan tetapi arah hadap bangunan ini adalah ke arah timur, maka pintu masuk utama candi ini adalah gerbang timur. Kompleks candi Prambanan terdiri dari:</p>
<ol>
<li><strong>3 Candi Trimurti</strong>: candi Siwa, Wisnu, dan Brahma</li>
<li><strong>3 Candi Wahana</strong>: candi Nandi, Garuda, dan Angsa</li>
<li><strong>2 Candi Apit</strong>: terletak antara barisan candi-candi Trimurti dan candi-candi Wahana di sisi utara dan selatan</li>
<li><strong>4 Candi Kelir</strong>: terletak di 4 penjuru mata angin tepat di balik pintu masuk halaman dalam atau zona inti</li>
<li><strong>4 Candi Patok</strong>: terletak di 4 sudut halaman dalam atau zona inti</li>
<li><strong>224 Candi Perwara</strong>: tersusun dalam 4 barisan konsentris dengan jumlah candi dari barisan terdalam hingga terluar: 44, 52, 60, dan 68</li>
</ol>
<p>Maka terdapat total <strong>240</strong> candi di kompleks Prambanan.</p>
<p>Aslinya terdapat 240 candi besar dan kecil di kompleks Candi Prambanan. Tetapi kini hanya tersisa 18 candi; yaitu 8 candi utama dan 8 candi kecil di zona inti serta 2 candi perwara. Banyak candi perwara yang belum dipugar, dari 224 candi perwara hanya 2 yang sudah dipugar, yang tersisa hanya tumpukan batu yang berserakan. Kompleks candi Prambanan terdiri atas tiga zona; pertama adalah zona luar, kedua adalah zona tengah yang terdiri atas ratusan candi, ketiga adalah zona dalam yang merupakan zona tersuci tempat delapan candi utama dan delapan kuil kecil.</p>
<p>Penampang denah kompleks candi Prambanan adalah berdasarkan lahan bujur sangkar yan terdiri atas tiga bagian atau zona, masing-masing halaman zona ini dibatasi tembok batu andesit. Zona terluar ditandai dengan pagar bujur sangkar yang masing-masing sisinya sepanjang 390 meter, dengan orientasi Timur Laut – Barat Daya. Kecuali gerbang selatan yang masih tersisa, bagian gerbang lain dan dinding candi ini sudah banyak yang hilang. Fungsi dari halaman luar ini secara pasti belum diketahui; kemungkinan adalah lahan taman suci, atau kompleks asrama Brahmana dan murid-muridnya. Mungkin dulu bangunan yang berdiri di halaman terluar ini terbuat dari bahan kayu, sehingga sudah lapuk dan musnah tak tersisa.</p>
<p>Candi Prambanan adalah salah satu candi Hindu terbesar di <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Asia_Tenggara">Asia Tenggara</a> selain <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Angkor_Wat">Angkor Wat</a>. Tiga candi utama disebut <em>Trimurti</em> dan dipersembahkan kepadantiga dewa utama <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Trimurti">Trimurti</a>: <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Siwa">Siwa</a> <em>sang Penghancur</em>, <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Wisnu">Wisnu</a> <em>sang Pemelihara</em> dan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Brahma">Brahma</a> <em>sang Pencipta</em>. Di kompleks candi ini Siwa lebih diutamakan dan lebih dimuliakan dari dua dewa Trimurti lainnya. Candi Siwa sebagai bangunan utama sekaligus yang terbesar dan tertinggi, menjulang setinggi 47 meter.</p>
<p><strong>Candi Siwa</strong></p>
<p>Candi Siwa, candi utama di kompleks candi Prambanan yang dipersembahkan untuk dewa Siwa.</p>
<p><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Arca">Arca</a> <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Durga">Durga Mahisasuramardini</a> di ruang utara candi Siwa.</p>
<p>Halaman dalam adalah zona paling suci dari ketiga zona kompleks candi. Pelataran ini ditinggikan permukaannya dan berdenah bujur sangkar dikurung pagar batu dengan empat gerbang di empat penjuru mata angin. Dalam halaman berpermukaan pasir ini terdapat delapan candi utama; yaitu tiga candi utama yang disebut candi <em><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Trimurti">Trimurti</a></em> (“tiga wujud”), dipersembahkan untuk tiga dewa Hindu tertinggi: Dewa <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Brahma">Brahma</a> <em>Sang Pencipta</em>, <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Wishnu">Wishnu</a> <em>Sang Pemelihara</em>, dan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Siwa">Siwa</a> <em>Sang Pemusnah</em>.</p>
<p>Candi Siwa sebagai candi utama adalah bangunan terbesar sekaligus tetinggi di kompleks candi Rara Jonggrang, berukuran tinggi 47 meter dan lebar 34 meter. Puncak mastaka atau kemuncak candi ini dimahkotai modifikasi bentuk <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Wajra">wajra</a> yang melambangkan intan atau halilintar. Bentuk wajra ini merupakan versi Hindu sandingan dari <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Stupa">stupa</a> yang ditemukan pada kemuncak candi Buddha. Candi Siwa dikelilingi lorong galeri yang dihiasi <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Relief">relief</a> yang menceritakan kisah <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Ramayana">Ramayana</a>; terukir di dinding dalam pada pagar langkan. Di atas pagar langkan ini dipagari jajaran kemuncak yang juga berbentuk wajra. Untuk mengikuti kisah sesuai urutannya, pengunjung harus masuk dari sisi timur, lalu melakukan <em>pradakshina</em> yakni berputar mengelilingi candi sesuai arah jarum jam. Kisah Ramayana ini dilanjutkan ke Candi Brahma.</p>
<p>Candi Siwa di tengah-tengah, memuat lima ruangan, satu ruangan di setiap arah <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Mata_angin">mata angin</a> dan satu <em>garbagriha</em>, yaitu ruangan utama dan terbesar yang terletak di tengah candi. Ruangan timur terhubung dengan ruangan utama tempat bersemayam sebuah <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Arca">arca</a> <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Siwa">Siwa Mahadewa</a> (Perwujudan Siwa sebagai Dewa Tertinggi) setinggi tiga meter. Arca ini memiliki <em>Lakçana</em> (atribut atau simbol) Siwa, yaitu <em>chandrakapala</em> (tengkorak di atas bulan sabit), <em>jatamakuta</em> (mahkota keagungan), dan <em>trinetra</em> (mata ketiga) di dahinya. Arca ini memiliki empat lengan yang memegang atribut Siwa, seperti <em>aksamala</em> (tasbih), <em>camara</em> (rambut ekor kuda pengusir lalat), dan <em><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Trisula">trisula</a></em>. Arca ini mengenakan <em><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Upawita">upawita</a></em> (tali kasta) berbentuk ular naga (kobra). Siwa digambarkan mengenakan cawat dari kulit harimau, digambarkan dengan ukiran kepala, cakar, dan ekor harimau di pahanya. Sebagian sejarawan beranggapa bahwa arca Siwa ini merupakan perwujudan raja <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Balitung">Balitung</a> sebagai dewa Siwa, sebagai arca pedharmaan anumerta dia. Sehingga ketika raja ini wafat, arwahnya dianggap bersatu kembali dengan dewa penitisnya yaitu Siwa.<sup><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Prambanan#cite_note-15">[15]</a></sup> Arca Siwa Mahadewa ini berdiri di atas lapik bunga <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Padma">padma</a> di atas landasan persegi berbentuk <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Yoni">yoni</a> yang pada sisi utaranya terukir ular <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/N%C4%81ga">Nāga</a> (kobra).</p>
<p>Tiga ruang yang lebih kecil lainnya menyimpan arca-arca yang ukuran lebih kecil yang berkaitan dengan Siwa. Di dalam ruang selatan terdapat Resi <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Agastya">Agastya</a>, <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Ganesha">Ganesha</a> putra Siwa di ruang barat, dan di ruang utara terdapat arca sakti atau istri Siwa, <em>Durga Mahisasuramardini</em>, menggambarkan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Durga">Durga</a> sebagai pembasmi Mahisasura, raksasa Lembu yang menyerang <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Swargaloka">swargaloka</a>. Arca Durga ini juga disebut sebagai <em>Rara Jonggrang</em> (<em>dara langsing</em>) oleh penduduk setempat. Arca ini dikaitkan dengan tokoh putri legendaris <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Rara_Jonggrang">Rara Jonggrang</a>.</p>
<p>Di dalam buku terkenal Thomas Raffles, <em>The History of Java</em> (1817) terdapat gambar Candi Induk Prambanan dengan keterangan “candi induk di Jongrangan”<em>.</em> Dalam nama <em>jongrangan</em> ini dikenal nama lokal lainnya yang populer untuk kompleks percandian ini, yaitu Loro Jonggrang, yang berarti “Gadis Semampai”. Loro Jonggarang adalah tokoh utama dalam sebuah cerita rakyat Jawa.</p>
<p><strong>Candi Brahma dan Candi Wishnu</strong></p>
<p>Dua candi lainnya dipersembahkan kepada Dewa <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Wisnu">Wisnu</a>, yang terletak di sisi utara dan satunya dipersembahkan kepada <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Brahma">Brahma</a>, yang terletak di sisi selatan. Kedua candi ini menghadap ke timur dan hanya terdapat satu ruang, yang dipersembahkan untuk dewa-dewa ini. Candi Brahma menyimpan arca Brahma dan Candi Wishnu menyimpan arca Wishnu yang berukuran tinggi hampir 3 meter. Ukuran candi Brahma dan Wishnu adalah sama, yakni lebar 20 meter dan tinggi 33 meter.</p>
<p><strong>Candi Wahana</strong></p>
<p>Candi Garuda, salah satu candi wahana</p>
<p>Tepat di depan candi Trimurti terdapat tiga candi yang lebih kecil daripada candi Brahma dan Wishnu yang dipersembahkan kepada kendaraan atau <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Wahana">wahana</a> dewa-dewa ini; sang lembu <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Nandi">Nandi</a> wahana Siwa, sang <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Angsa">Angsa</a> wahana Brahma, dan sang <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Garuda">Garuda</a> wahana Wisnu. Candi-candi wahana ini terletak tepat di depan dewa penunggangnya. Di depan candi Siwa terdapat candi Nandi, di dalamnya terdapat arca lembu Nandi. Pada dinding di belakang arca Nandi ini di kiri dan kanannya mengapit arca <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Chandra">Chandra</a> dewa bulan dan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Surya">Surya</a> dewa matahari. Chandra digambarkan berdiri di atas kereta yang ditarik 10 kuda, sedangkan Surya berdiri di atas kereta yang ditarik 7 kuda. Tepat di depan candi Brahma terdapat candi Angsa. Candi ini kosong dan tidak ada arca Angsa di dalamnya. Mungkin dulu pernah bersemayam arca Angsa sebagai kendaraan Brahma di dalamnya. Di depan candi Wishnu terdapat candi yang dipersembahkan untuk <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Garuda">Garuda</a>, akan tetapi sama seperti candi Angsa, di dalam candi ini tidak ditemukan arca Garuda. Mungkin dulu arca Garuda pernah ada di dalam candi ini. Hingga kini Garuda menjadi lambang penting di Indonesia, yaitu sebagai lambang negara <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Garuda_Pancasila">Garuda Pancasila</a>.</p>
<p><strong>Candi Apit, Candi Kelir, dan Candi Patok</strong></p>
<p>Di antara baris keenam candi-candi utama ini terdapat <em>Candi Apit</em>. Ukuran Candi Apit hampir sama dengan ukuran candi perwara, yaitu tinggi 14 meter dengan tapak denah 6 x 6 meter. Disamping 8 candi utama ini terdapat candi kecil berupa kuil kecil yang mungkin fungsinya menyerupai pelinggihan dalam <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Pura">Pura</a> Hindu Bali tempat meletakan canang atau sesaji, sekaligus sebagai aling-aling di depan pintu masuk. Candi-candi kecil ini yaitu; 4 <em>Candi Kelir</em> pada empat penjuru mata angin di muka pintu masuk, dan 4 <em>Candi Patok</em> di setiap sudutnya. Candi Kelir dan Candi Patok berbentuk miniatur candi tanpa tangga dengan tinggi sekitar 2 meter.</p>
<p><strong>Candi Perwara</strong></p>
<p>Dua dinding berdenah bujur sangkar yang mengurung dua halaman dalam, tersusun dengan orientasi sesuai empat penjuru mata angin. Dinding kedua berukuran panjang 225 meter di tiap sisinya. Di antara dua dinding ini adalah halaman kedua atau zona kedua. Zona kedua terdiri atas 224 Candi Perwara yang disusun dalam empat baris konsentris. Candi-candi ini dibangun di atas empat undakan teras-teras yang makin ke tengah sedikit makin tinggi. Empat baris candi-candi ini berukuran lebih kecil daripada candi utama. Candi-candi ini disebut “Candi Perwara” yaitu Candi Pengawal atau Candi Pelengkap. Candi-Candi Perwara disusun dalam empat baris konsentris baris terdalam terdiri atas 44 candi, baris kedua 52 candi, baris ketiga 60 candi, dan baris keempat sekaligus baris terluar terdiri atas 68 candi.</p>
<p>Masing-masing Candi Perwara ini berukuran tinggi 14 meter dengan tapak denah 6 x 6 meter, dan jumlah keseluruhan Candi Perwara di halaman ini adalah 224 candi. Kesemua Candi Perwara ini memiliki satu tangga dan pintu masuk sesuai arah hadap utamanya, kecuali 16 candi di sudut yang memiliki dua tangga dan pintu masuk menghadap ke dua arah luar. Jika kebanyakan atap candi di halaman dalam zona inti berbentuk <em>wajra</em>, maka atap candi perwara berbentuk <em>ratna</em> yang melambangkan permata.</p>
<p>Aslinya ada banyak candi yang ada di halaman ini, akan tetapi hanya sedikit yang telah dipugar. Bentuk candi perwara ini dirancang seragam. Sejarawan menduga bahwa candi-candi ini dibiayai dan dibangun oleh penguasa daerah sebagai tanda bakti dan persembahan bagi raja. Sementara ada pendapat yang mengaitkan empat baris Candi Perwara melambangkan empat <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kasta">kasta</a>, dan hanya orang-orang anggota kasta itu yang boleh memasuki dan beribadah di dalamnya; baris paling dalam hanya oleh dimasuki kasta <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Brahmana">brahmana</a>, berikutnya hingga baris terluar adalah barisan candi untuk <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Ksatriya">ksatriya</a>, <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Waisya">waisya</a>, dan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Sudra">sudra</a>. Sementara pihak lain menganggap tidak ada kaitannya antara Candi Perwara dan empat kasta. Barisan candi perwara kemungkinan dipakai untuk beribadah, atau tempat bertapa (meditasi) bagi pendeta dan umatnya.</p>
<p>Arsitektur</p>
<p>Penampang candi Siwa</p>
<p>Arsitektur candi Prambanan berpedoman kepada tradisi arsitektur Hindu yang berdasarkan kitab Wastu Sastra. Denah candi megikuti pola <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Mandala">mandala</a>, sementara bentuk candi yang tinggi menjulang merupakan ciri khas candi Hindu. Prambanan memiliki nama asli <em>Siwagrha</em> dan dirancang menyerupai rumah Siwa, yaitu mengikuti bentuk gunung suci <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Mahameru">Mahameru</a>, tempat para dewa bersemayam. Seluruh bagian kompleks candi mengikuti model alam semesta menurut konsep kosmologi Hindu, yakni terbagi atas beberapa lapisan ranah, alam atau <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Loka">Loka</a>.</p>
<p>Seperti <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Borobudur">Borobudur</a>, Prambanan juga memiliki tingkatan zona candi, mulai dari yang kurang suci hingga ke zona yang paling suci. Meskipun berbeda nama, tiap konsep Hindu ini memiliki sandingannya dalam konsep Buddha yang pada hakikatnya hampir sama. Baik lahan denah secara horisontal maupun vertikal terbagi atas tiga zona:</p>
<ul>
<li><strong>Bhurloka</strong>(dalam Buddhisme: <em><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kamadhatu">Kamadhatu</a></em>), adalah ranah terendah makhluk yang fana; manusia, hewan, juga makhluk halus dan iblis. Di ranah ini manusia masih terikat dengn hawa nafsu, hasrat, dan cara hidup yang tidak suci. Halaman terlar dan kaki candi melambangkan ranah <em>bhurloka</em>.</li>
<li><strong>Bwahloka</strong>(dalam Buddhisme: <em><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Rupadhatu">Rupadhatu</a></em>), adalah alam tegah, tempat orang suci, <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Resi">resi</a>, pertapa, dan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Dewata">dewata</a> Di alam ini manusia mulai melihat cahaya kebenaran. Halaman tengah dan tubuh candi melambangkan ranah <em>bwahloka</em>.</li>
<li><strong>Swahloka</strong>(dalam Buddhisme: <em><a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Arupadhatu&amp;action=edit&amp;redlink=1">Arupadhatu</a></em>), adalah ranah trtinggi sekaligus tersuci tempat para <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Dewa">dewa</a> bersemayam, juga disebut <em><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Swargaloka">swargaloka</a></em>. Halaman dalam dan atap candi melambangkan ranah <em>swahloka</em>. Atap candi-candi di kompleks Prambanan dihiasi dengan kemuncak mastaka berupa <em>ratna</em> (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Sanskerta">Sanskerta</a>: permata), bentuk <em>ratna</em> Prambanan merupakan modifikasi bentuk <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Wajra">wajra</a> yang melambangkan intan atau halilintar. Dalam arsitektur Hindu Jawa kuno, <em>ratna</em> adalah sandingan Hindu untuk <em><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Stupa">stupa</a></em> Buddha, yang berfungsi sebagai kemuncak atau mastaka candi.</li>
</ul>
<p>Pada saat pemugaran, tepat di bawah arca Siwa di bawah ruang utama candi Siwa terdapat sumur yang didasarnya terdapat <em>pripih</em> (kotak batu). Sumur ini sedalam 5,75 meter dan peti batu pripih ini ditemukan di atas timbunan arang kayu, tanah, dan tulang belulang hewan korban. Di dalam pripih ini terdapat benda-benda suci seperti lembaran emas dengan aksara bertuliskan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Baruna">Baruna</a> (dewa laut) dan <a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Parwata&amp;action=edit&amp;redlink=1">Parwata</a> (dewa gunung). Dalam peti batu ini terdapat lembaran tembaga bercampur arang, abu, dan tanah, 20 keping uang kuno, beberapa butir permata, kaca, potongan emas, dan lembaran perak, cangkang kerang, dan 12 lembaran emas (5 diantaranya berbentuk kura-kura, ular <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Naga">naga</a> (kobra), <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Padma">padma</a>, altar, dan telur).</p>
<p>Relief</p>
<p>Relief di Prambanan menampilkan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Shinta">Shinta</a> tengah diculik <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Rahwana">Rahwana</a> yang menunggangi raksasa bersayap, sementara burung <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Jatayu">Jatayu</a> di sebelah kiri atas mencoba menolong Shinta.</p>
<p>Panil khas Prambanan, singa di dalam relung diapit dua pohon <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kalpataru">kalpataru</a> yang masing-masing diapit oleh sapasang <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kinnara">kinnara</a>–<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kinnari">kinnari</a> atau sepasang margasatwa.</p>
<p><strong><u>Ramayana dan Krishnayana</u></strong></p>
<p>Candi ini dihiasi <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Relief">relief</a> naratif yang menceritakan epos Hindu; <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Ramayana">Ramayana</a> dan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kresna#Kehidupan">Krishnayana</a>. Relif berkisah ini diukirkan pada dinding sebelah dalam pagar langkan sepanjang lorong galeri yang mengelilingi tiga candi utama. Relief ini dibaca dari kanan ke kiri dengan gerakan searah jarum jam mengitari candi. Hal ini sesuai dengan ritual <em><a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pradaksina&amp;action=edit&amp;redlink=1">pradaksina</a></em>, yaitu ritual mengelilingi bangunan suci searah jarum jam oleh peziarah. Kisah Ramayana bermula di sisi timur candi Siwa dan dilanjutkan ke candi Brahma temple. Pada pagar langkan candi Wisnu terdapat relief naratif Krishnayana yang menceritakan kehidupan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Krishna">Krishna</a> sebagai salah satu <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Awatara">awatara</a> Wishnu.</p>
<p>Relief Ramayana menggambarkan bagaimana <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Shinta">Shinta</a>, istri <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Rama">Rama</a>, diculik oleh <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Rahwana">Rahwana</a>. Panglima bangsa <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Wanara">wanara</a> (kera), <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Hanuman">Hanuman</a>, datang ke Alengka untuk membantu Rama mencari Shinta. Kisah ini juga ditampilkan dalam Sendratari Ramayana, yaitu pagelaran <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Wayang_orang">wayang orang</a> Jawa yang dipentaskan secara rutin di panggung terbuka Trimurti setiap malam bulan purnama. Latar belakang panggung Trimurti adalah pemandangan megah tiga candi utama yang disinari cahaya lampu.</p>
<p><strong>Lokapala, Brahmana, dan Dewata</strong></p>
<p>Di seberang panel naratif relief, di atas tembok tubuh candi di sepanjang galeri dihiasi arca-arca dan relief yang menggambarkan para <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Dewata">dewata</a> dan resi <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Brahmana">brahmana</a>. Arca dewa-dewa <a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lokapala&amp;action=edit&amp;redlink=1">lokapala</a>, dewa surgawi penjaga penjuru mata angin dapat ditemukan di candi Siwa. Sementara arca para brahmana penyusun kitab <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Weda">Weda</a> terdapat di candi Brahma. Di candi Wishnu terdapat arca dewata yang diapit oleh dua <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Apsara">apsara</a> atau <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Bidadari">bidadari</a> kahyangan.</p>
<p><strong>Panil Prambanan: Singa dan Kalpataru</strong></p>
<p>Di dinding luar sebelah bawah candi dihiasi oleh barisan relung (ceruk) yang menyimpan arca singa diapit oleh dua panil yang menggambarkan pohon hayat <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kalpataru">kalpataru</a>. Pohon suci ini dalam mitologi Hindu-Buddha dianggap pohon yang dapat memenuhi harapan dan kebutuhan manusia. Di kaki pohon Kalpataru ini diapit oleh pasangan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kinnara">kinnara</a>–<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kinnari">kinnari</a> (hewan ajaib bertubuh burung berkepala manusia), atau pasangan hewan lainnya, seperti burung, kijang, domba, monyet, kuda, gajah, dan lain-lain. Pola singa diapit kalpataru adalah pola khas yang hanya ditemukan di Prambanan, karena itulah disebut “Panil Prambanan”.</p>
<p>Museum Prambanan</p>
<p>Di dalam kompleks taman purbakala candi Prambanan terdapat sebuah museum yang menyimpan berbagai temuan benda bersejarah purbakala. Museum ini terletak di sisi utara Candi Prambanan, antara candi Prambanan dan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Lumbung">candi Lumbung</a>. Museum ini dibangun dalam arsitektur tradisional Jawa, berupa rumah <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Joglo">joglo</a>. Koleksi yang tersimpan di museum ini adalah berbagai batu-batu candi dan berbagai <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Arca">arca</a> yang ditemukan di sekitar lokasi candi Prambanan; misalnya arca lembu Nandi, resi Agastya, Siwa, Wishnu, Garuda, dan arca Durga Mahisasuramardini, termasuk pula batu <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Lingga_(arca)">Lingga</a> Siwa, sebagai lambang kesuburan.</p>
<p>Replika harta karun emas <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Temuan_Wonoboyo">temuan Wonoboyo</a> yang terkenal itu, berupa mangkuk berukir Ramayana, gayung, tas, uang, dan perhiasan emas, juga dipamekan di museum ini. Temuan Wonoboyo yang asli kini disimpan di <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Museum_Nasional_Indonesia">Museum Nasional Indonesia</a> di Jakarta. Replika model arsitektur beberapa candi seperti Prambanan, Borobudur, dan Plaosan juga dipamerkan di museum ini. Museum ini dapat dimasuki secara gratis oleh pengunjung taman purbakala Prambanan karena tiket masuk taman wisata sudah termasuk museum ini. Pertunjukan audio visual mengenai candi Prambanan juga ditampilkan disini.</p>
<p>Candi lain di sekitar Prambanan</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Candi dan situs purbakala di sekitar <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Dataran_Kewu">Dataran Kewu</a></p>
<p><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Sewu">Candi Sewu</a>, candi Buddha yang masuk dalam lingkungan Taman Purbalaka Prambanan, dikaitkan dengan legenda Rara Jonggrang</p>
<p><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Dataran_Kewu">Dataran Kewu</a> atau dataran Prambanan adalah dataran subur yang membentang antara lereng selatan kaki <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_Merapi">gunung Merapi</a> di utara dan jajaran pegunungan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Karst">kapur</a> Sewu di selatan, dekat perbatasan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Yogyakarta">Yogyakarta</a> dan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Klaten">Klaten</a>, Jawa Tengah. Selain candi Prambanan, lembah dan dataran di sekitar Prambanan kaya akan peninggalan arkeologi <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Candi">candi</a>-candi Buddha paling awal dalam sejarah Indonesia, serta candi-candi Hindu. Candi Prambanan dikelilingi candi-candi Buddha. Masih di dalam kompleks taman wisata purbakala, tak jauh di sebelah utara candi Prambanan terdapat reruntuhan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Lumbung">candi Lumbung</a> dan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Bubrah">candi Bubrah</a>. Lebih ke utara lagi terdapat <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Sewu">candi Sewu</a>, candi Buddha terbesar kedua setelah Borobudur. Lebih jauh ke timur terdapat <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Plaosan">candi Plaosan</a>. Di arah barat Prambanan terdapat <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Kalasan">candi Kalasan</a> dan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Sari">candi Sari</a>. Sementara di arah selatan terdapat <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Sojiwan">candi Sojiwan</a>, <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Situs_Ratu_Baka">Situs Ratu Baka</a> yang terletak di atas perbukitan, serta <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Banyunibo">candi Banyunibo</a>, <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Barong">candi Barong</a>, dan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Ijo">candi Ijo</a>.</p>
<p>Dengan ditemukannya begitu banyak peninggalan bersejarah berupa candi-candi yang hanya berjarak beberapa ratus meter satu sama lain, menunjukkan bahwa kawasan di sekitar Prambanan pada zaman dahulu kala adalah kawasan penting. Kawasan yang memiliki nilai penting baik dalam hal keagamaan, politik, ekonomi, dan kebudayaan. Diduga pusat <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Medang">kerajaan Medang Mataram</a> terletak disuatu tempat di dataran ini. Kekayaan situs arkeologi, serta kecanggihan dan keindahan candi-candinya menjadikan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Dataran_Prambanan">Dataran Prambanan</a> tak kalah dengan kawasan bersejarah terkenal lainnya di Asia Tenggara, seperti situs arkeologi kota purbakala <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Angkor">Angkor</a>, <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Bagan">Bagan</a>, dan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Ayutthaya">Ayutthaya</a>.</p>
<p><u> sumber :  <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Prambanan">https://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Prambanan</a></u></p>
<p>The post <a href="https://dhejavatravel.com/mengenal-candi-prambanan/">Mengenal Candi Prambanan</a> appeared first on <a href="https://dhejavatravel.com">Travel Jogja Jakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://dhejavatravel.com/mengenal-candi-prambanan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berikut Ini Destinasi Wisata Jogja Bersifat Edukasi dan Ramah Anak</title>
		<link>https://dhejavatravel.com/berikut-ini-destinasi-wisata-jogja-bersifat-edukasi-dan-ramah-anak/</link>
					<comments>https://dhejavatravel.com/berikut-ini-destinasi-wisata-jogja-bersifat-edukasi-dan-ramah-anak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dhejavatravel]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Feb 2023 07:56:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[gembira loka]]></category>
		<category><![CDATA[jogja jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[taman pintar]]></category>
		<category><![CDATA[wisata jogja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dhejavatravel.com/?p=3193</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tidak percuma Jogja dijuluki Kota Pelajar serta Destinasi Wista ke- 2 sehabis Bali, sebab di mari menawarkan wisata yang sifatnya tidak semata- mata berhura- hura, tetapi terdapat pula sisi edukasinya. Wisata bimbingan ini terdapat yang dikelola pemerintah setempat, sebagian lagi dipegang swasta. Untuk yang liburan ke Jogja, orangtua yang bawa anak- anaknya sesuai mendatangi wisata &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://dhejavatravel.com/berikut-ini-destinasi-wisata-jogja-bersifat-edukasi-dan-ramah-anak/"> <span class="screen-reader-text">Berikut Ini Destinasi Wisata Jogja Bersifat Edukasi dan Ramah Anak</span> Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://dhejavatravel.com/berikut-ini-destinasi-wisata-jogja-bersifat-edukasi-dan-ramah-anak/">Berikut Ini Destinasi Wisata Jogja Bersifat Edukasi dan Ramah Anak</a> appeared first on <a href="https://dhejavatravel.com">Travel Jogja Jakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak percuma Jogja dijuluki Kota Pelajar serta Destinasi Wista ke- 2 sehabis Bali, sebab di mari menawarkan wisata yang sifatnya tidak semata- mata berhura- hura, tetapi terdapat pula sisi edukasinya.</p>
<p>Wisata bimbingan ini terdapat yang dikelola pemerintah setempat, sebagian lagi dipegang swasta. Untuk yang liburan ke Jogja, orangtua yang bawa anak- anaknya sesuai mendatangi wisata bimbingan ini. Jadi anaknya tidak cuma bergembira, tetapi pula memperoleh khasiat di bidang pembelajaran.</p>
<p>Terdapat banyak tempat wisata bimbingan yang bisa menaikkan khazanah pengetahuan serta pula mengasyikkan yang dapat ditemui di Jogja yang pastinya ramah anak. Berikut saran tempat wisata bimbingan tersebut:</p>
<p>1. Halaman Pintar</p>
<p>Di pusat Kota Jogja ada tempat wisata bimbingan yang sangat terkenal. Lokasinya juga tidak jauh dari Jalur Malioboro. Tempat wisata bimbingan itu tidak lain merupakan Halaman Pintar.</p>
<p>Dari namanya saja telah dapat dibayangkan bukan, jika tempat wisata bimbingan ini sarat hendak wahana bermain yang bisa menaikkan ilmu pengetahuan serta tempat bermain untuk kanak- kanak.</p>
<p>Halaman pintar mempunyai bermacam wahana edukatif yang menarik serta mengasyikkan untuk anak. Wahana- wahana tersebut di antara lain, zona pengelolaan sampah, wahana bahari, science theater, zona bibliotek, kampung kerajinan, gedung PAUD, gedung, planetarium, gedung kotak, serta gedung oval.</p>
<p>Untuk Kamu yang berminat buat mengajak kanak- kanak buat mendatangi Halaman Pintar, tempat wisata bimbingan ini berlokasi di Jalur Panembahan Senopati Nomor. 1- 3, Jogjakarta.</p>
<p>Kamu dapat memilah bermacam program tamasya di Halaman Pintar, dengan membeli tiket yang biayanya tidak hendak menghabiskan kantong Kamu. Harga tiket mulai dari Rp 5. 000 hingga Rp 22. 000 bergantung wahana serta program tamasya yang Kamu seleksi.</p>
<p>2. Gembira Loka Zoo</p>
<p>Gembira Loka Zoo ialah Kebun Raya serta Kebun Fauna yang terletak di <a href="https://dhejavatravel.com/travel-jogja-jakarta-pp/" target="_blank" rel="noopener">Kota Jogja</a>. Tempat wisata bimbingan ini mempunyai bermacam wahana tamasya semacam interaksi binatang, kolam sentuh, kolam tangkap, pengobatan ikan, perahu kayuh, skuter air, atv, bumper boat, speed boat, perahu katamaran, serta lain lain.</p>
<p>Tempat wisata bimbingan ini pula mempunyai sarana yang lumayan lengkap semacam akses wifi internet, food court/ kuliner, sofa roda, gelang anak, mushola, mayang tirta, serta banyak spot gambar menarik yang dapat kamu temui.</p>
<p>Ada beberapa zona di Gembira Loka Zoo, di antara lain merupakan zona Petting Zoo, Zona Reptil&amp;amp; Amphibi, Zona Bird Park, Zona Cakar, Zona Mamalia, Zona Primata, Zona Ikan, dll.</p>
<p>Di Gembira Loka Zoo, wisatawan dapat difoto bersama binatang di bermacam zona binatang. Tidak cuma itu, ada spot gambar menarik yang instagramable di dalamnya.</p>
<p>3. Agro tourism Bhumi Merapi</p>
<p>Agrowisata Bhumi Merapi ialah destinasi wisata baru yang terletak di Jalur Kaliurang 20 Kilometer, tepatnya di balik balai desa Harjobinangun, Pakem, Sleman, DIY. Cocok dengan namanya, tempat wisata ini terletak di lereng Gunung Merapi.</p>
<p>Konsep yang diberikan oleh destinasi wisata ini merupakan wisata bimbingan. Tidak heran bila destinasi wisata ini jadi alternatif yang bagus buat liburan keluarga.</p>
<p>Merambah tempat wisata bimbingan ini, wisatawan hendak menciptakan suatu bangunan Joglo, dimana kita dapat duduk- duduk sembari bersantai. Di depan Joglo ada batang kayu yang berkembang pas di atas tanah gunung Merapi. Batang kayu ini biasa jadi spot gambar yang menarik.</p>
<p>Di tempat wisata bimbingan ini, Kamu dapat mengajak kanak- kanak memandang serta berhubungan langsung dengan binatang yang jadi koleksi Agro tourism Bhumi Merapi. Wisatawan dapat berikan makan kelinci, berupaya memegang ular, memerah susu kambing etawa, ataupun membagikan air kepada balita kambing.</p>
<p>4. Kids Fun</p>
<p>Kids Fun tercantum salah satu tempat wisata bimbingan yang dapat Kamu kunjungi di Jogja. Tempat wisata bimbingan ini menawarkan bermacam game seru yang dapat dimainkan kanak- kanak sampai orang berusia dengan nyaman.</p>
<p>Game semacam gokart, wahana tunggang, sampai waterboom jadi wahana unggulan yang dapat Kamu coba disini. Standar yang digunakan juga ialah standar internasional sebab tempat ini ialah franchise dari Kids Fun Parcs yang terdapat di Belanda, sehingga tidak butuh dikhawatirkan lagi keamanannya.</p>
<p>Secara universal wahana yang terdapat di Kids Fun dibagi jadi wahana keluarga, wahana anak, serta pula wahana menegangkan. Wahana- wahana di Kids Fun Jogja antara lain Bumper Car, gokart, aqua splash, flying fox, serta wall climbing. Harga tiket Kids Fun bermacam- macam mulai dari Rp19. 000 hingga satu juta, bergantung paket yang diseleksi.</p>
<p>5. Nara Kupu Jogja</p>
<p>Mengusung konsep eduwisata, Nara Kupu Jogja yang terletak di kaki gunung Merapi menawarkan wisata menikmati alam sekalian bercocok tanam. Wisatawan hendak diedukasi tentang metode menanam sayur- mayur organik serta pengolahan sampah organik. Wisatawan yang tiba pula bisa langsung memetik sendiri tumbuhan yang siap panen ataupun ada pula gerai yang sediakan sayur- mayur organik yang sudah dipanen.</p>
<p>Nara Kupu Jogja membuka Rumah Bimbingan free untuk anak sekolah ialah aktivitas bercocok tanam bersama pemandu serta menariknya kanak- kanak bisa bawa hasil panen sayur organik. Berlokasi Pandanpuro, Hargobinangun, Sleman, Yogyakarta, dengan lahan seluas 4, 5 hektar, Nara Kupu Jogja ini dilengkapi dengan sarana pemancingan ikan, cottage- cottage yang dapat disewa serta pula golf driving range.</p>
<p>Tempat ini mempunyai program yang telah berjalan semacam pertanian serta perkebunan sayur serta buah organik, pemeliharaan Rusa Tutul( nama ilmiah Axis axis) yang ialah ikon Nara Kupu Jogja, peternakan ayam kampung petelur, angsa, bebek, rumah lebah, dan kolam budidaya serta kolam pancing ikan air tawar semacam ikan mas, ikan mujair, ikan lele, dll.</p>
<p>6. Wisata Bimbingan Gebang Park</p>
<p>Wisata Bimbingan Gebang ialah salah satu tempat wisata bimbingan yang terletak di daerah Wedomartani, tepatnya di Dusun Gebang, Padukuhan Jetis, Kelurahan Wedomartani, Kapanewon Ngemplak, DIY.</p>
<p>Wisata bimbingan ini timbul berawal dari pemahaman masyarakat hendak banyaknya kemampuan wisata yang sangat lengkap di daerah Dusun Gebang. Tidak hanya ada Candi, daerah dusun ini pula mempunyai embung, sungai, panorama persawahan, serta masih banyak kemampuan lain yang mempunyai cerita sejarah tetapi kurang terekspos ke warga luas.</p>
<p>7. Kampung Wisata Warungboto</p>
<p>Kampung Wisata Warungboto mempunyai banyak kemampuan baik seni budaya, adat tradisi, kuliner ataupun kerajinan. Tempat wisata bimbingan ini pula mempunyai energi tarik berbentuk aliran DAS Gajah Uwong sehingga kampung wisata ini pula meningkatkan atraksi yang berbasis sungai ialah Gethekan susur sungai Gajah Uwong dan River Walk selama bantaran sungai.</p>
<p>Tidak hanya itu, Kampung Wisata Warungboto ini pula mempunyai web Bangunan Cagar Budaya Tuk Umbul yang ialah pesanggrahan kagungan dalem Kraton Kasultanan Yogyakarta yang saat ini dijadikan ikon dalam kalender event tahunan merti tuk umbul yang dikemas dalam wujud Sendratari.</p>
<p>Di Kampung Wisata Warungboto ini, wisatawan pula bisa menikmati pertunjukan seni serta budaya berbentuk seni karawitan, kesenian kethoprak, seni pertunjukan Guyon Maton, Seni Sastra Jawa Mocapat, Seni Tari Klasik serta Tari Garapan, Kesenian Rakyat Jathilan, Kesenian Reog, Kesenian Musik Modern( Band), Seni Keprajuritan Rakyat( Bergodo), serta Seni Musik Keroncong.</p>
<p>Dengan bermacam berbagai pertunjukan seni serta budaya yang ditawarkan Kampung Seni Warungboto, jelas membuat tempat wisata bimbingan ini jadi sangat sempurna untuk Kamu yang mau menaikkan pengetahuan tentang seni serta budaya Jawa.</p>
<p>The post <a href="https://dhejavatravel.com/berikut-ini-destinasi-wisata-jogja-bersifat-edukasi-dan-ramah-anak/">Berikut Ini Destinasi Wisata Jogja Bersifat Edukasi dan Ramah Anak</a> appeared first on <a href="https://dhejavatravel.com">Travel Jogja Jakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://dhejavatravel.com/berikut-ini-destinasi-wisata-jogja-bersifat-edukasi-dan-ramah-anak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berkunjung ke Jakarta, Jangan Lupa Ke Monas</title>
		<link>https://dhejavatravel.com/berkunjung-ke-jakarta-jangan-lupa-ke-monas/</link>
					<comments>https://dhejavatravel.com/berkunjung-ke-jakarta-jangan-lupa-ke-monas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dhejavatravel]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Feb 2023 10:08:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[jogja jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[monas]]></category>
		<category><![CDATA[wisata jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dhejavatravel.com/?p=3185</guid>

					<description><![CDATA[<p>MONUMEN NASIONAL (MONAS) Pernahkah kalian mengunjungi Monumen Nasional atau Monas yang merupakan landmark dari Kota Jakarta? Monas merupakan tempat bersejarah yang indah dan memiliki banyak arti. Pada tahun 1955 Presiden Soekarno membuat sayembara desain untuk membuat monumen yang mengenang perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia. Sayembara ini dilakukan dalam dua periode yakni Tahun 1955 dan 1960. Desain &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://dhejavatravel.com/berkunjung-ke-jakarta-jangan-lupa-ke-monas/"> <span class="screen-reader-text">Berkunjung ke Jakarta, Jangan Lupa Ke Monas</span> Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://dhejavatravel.com/berkunjung-ke-jakarta-jangan-lupa-ke-monas/">Berkunjung ke Jakarta, Jangan Lupa Ke Monas</a> appeared first on <a href="https://dhejavatravel.com">Travel Jogja Jakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>MONUMEN NASIONAL (MONAS)</strong></h2>
<p>Pernahkah kalian mengunjungi Monumen Nasional atau Monas yang merupakan landmark dari Kota Jakarta? Monas merupakan tempat bersejarah yang indah dan memiliki banyak arti.</p>
<p>Pada tahun 1955 Presiden Soekarno membuat sayembara desain untuk membuat monumen yang mengenang perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia. Sayembara ini dilakukan dalam dua periode yakni Tahun 1955 dan 1960.</p>
<p>Desain milik Silaban berhasil terpilih pada sayembara pertama, namun pada sayembara selanjutnya tak satupun karya berhasil terpilih. Presiden Soekarno kemudian memutuskan meminta kembali Silaban untuk mendesain ulang Monumen Nasional sesuai dengan konsep pemikirannya yang berbentuk Lingga dan Yoni. Selain Silaban, ada beberapa arsitek lain yang juga terlibat dalam pembangunan Monas yakni R.M. Soedarsono. Monas resmi dibangun pada 17 Agustus 1961 dan mulai dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli 1975.</p>
<p>Monumen Nasional atau yang populer disebut Monas merupakan monumen peringatan yang memiliki tinggi 132 meter atau sekitar 433 kaki dan dibangun diarea seluas 80 Hektar. Monas sendiri memiliki keindahan yang terletak di bagian puncak tugu karena terdapat lidah api yang dilapisi oleh lembaran emas yang menggambarkan sebuah semangat perjuangan Bangsa Indonesia yang menyala-nyala layaknya api.</p>
<p>Tujuan didirikan <a href="https://www.jakarta-tourism.go.id/article/detail/monumen-nasional-monas" target="_blank" rel="noopener">Monas</a> untuk mengenang perlawanan dan perjuangan Bangsa Indonesia pada masa revolusi kemerdekaan 1945, memberikan Bangsa Indonesia inspirasi dan membangkitkan jiwa semangat patriotisme sebagai generasi penerus bangsa.</p>
<p><strong>HAL MENARIK YANG DAPAT DITEMUKAN DI TUGU MONAS JAKARTA</strong><br />
1. Relief Sejarah Indonesia<br />
Relief sejarah Indonesia yang berbentuk timbul terdapat disekeliling monument. Relief tersebut menggambarkan sejarah Indonesia mulai dari masa penjajahan Belanda, perlawanan Rakyat Indonesia hingga mencapai masa pembangunan Indonesia modern.</p>
<p>2. Ruang Kemerdekaan<br />
Ruang kemerdekaan berada di bagian dalam cawan monumen yang berbentuk amphitheater dimana banyak benda yang berlapiskan emas di ruang tersebut. Di dalam ruangan ini menyimpan simbol kenegaraan dan kemerdekaan Republik Indonesia, salah satunya adalah naskah asli Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang disimpan didalam kotak kaca dalam pintu gerbang yang berlapiskan emas.</p>
<p>3. Pelataran Puncak dan Api Kemerdekaan<br />
Pelataran puncak berada di ketinggian 115 meter dari permukaan tanah. Terdapat teropong untuk para pengunjung agar dapat melihat keindahan di seuluruh penjuru kota Jakarta, salah satunya yakni gedung-gedung pencakar langit.</p>
<p>Di Puncak Monumen Nasional juga terdapat cawan yang dilapisi emas seberat 50 kilogram dan terdapat lidah api atau obor sebagai simbol semangat perjuangan Rakyat Indonesia saat meraih kemerdekaan.</p>
<p><strong><a href="https://dhejavatravel.com/rute-travel/" target="_blank" rel="noopener">HARGA TIKET</a> MASUK MONUMEN NASIONAL</strong><br />
Kunjungan Museum dan Cawan:<br />
&#8211; Rp2.000,00 (Anak/Pelajar)<br />
&#8211; Rp3.000,00 (Mahasiswa)<br />
&#8211; Rp5.000,00 (Dewasa/Umum)</p>
<p>Kunjungan hingga Puncak:<br />
&#8211; Rp4.000,00 (Anak/Pelajar)<br />
&#8211; Rp8.000,00 (Mahasiswa)<br />
&#8211; Rp15.000,00 (Dewasa/Umum)</p>
<p>CARA MENJANGKAU LOKASI<br />
Transportasi dapat ditempuh melalui,</p>
<p>1. Halte TransJakarta Stasiun Kota (tarif: Rp2.000,00 pukul 05.00 &#8211; 07.00 WIB dan Rp3.500,00 pukul 07.00 &#8211; 05.00 WIB)<br />
Naik TransJakarta dari Halte Stasiun Kota dan turun di Halte Monumen Nasional (Koridor 1). Perjalanan dari Halte Stasiun Kota menuju ke Monumen Nasional kira-kira memakan waktu 10 menit menggunakan TransJakarta.<br />
Waktu Operasional: Setiap Hari, pukul 05.00 – 22.00 WIB.</p>
<p>Sumber: https://www.jakarta-tourism.go.id/article/detail/monumen-nasional-monas</p>
<p>Buat kamu yang <a href="https://dhejavatravel.com/travel-jogja-jakarta-pp/" target="_blank" rel="noopener"><strong>dari Jogja Menuju Jakarta</strong></a>, bisa berkunjung ke monas.</p>
<p>The post <a href="https://dhejavatravel.com/berkunjung-ke-jakarta-jangan-lupa-ke-monas/">Berkunjung ke Jakarta, Jangan Lupa Ke Monas</a> appeared first on <a href="https://dhejavatravel.com">Travel Jogja Jakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://dhejavatravel.com/berkunjung-ke-jakarta-jangan-lupa-ke-monas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mau Kemana Ke Jakarta? Coba Deh Ke Kebun Binatang Ragunan</title>
		<link>https://dhejavatravel.com/mau-kemana-ke-jakarta-coba-deh-ke-kebun-binatang-ragunan/</link>
					<comments>https://dhejavatravel.com/mau-kemana-ke-jakarta-coba-deh-ke-kebun-binatang-ragunan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dhejavatravel]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Feb 2023 23:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[ragunan]]></category>
		<category><![CDATA[travel jogja jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[wisata jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dhejavatravel.com/?p=3181</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tempat wisata di Jakarta jadi magnet yang menarik turis buat berkunjung menghabiskan waktu liburnya. Ibukota Indonesia ini mempunyai bermacam destinasi wisata menarik yang rekomended buat didatangi. Jakarta sendiri diucap selaku Kota Metropolitan yang mempunyai kedudukan serta guna bermacam- macam. Kota ini mempunyai kepadatan penduduk serta kegiatan padat jadwal para pekerja kantoran yang jadi iconic. Selaku &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://dhejavatravel.com/mau-kemana-ke-jakarta-coba-deh-ke-kebun-binatang-ragunan/"> <span class="screen-reader-text">Mau Kemana Ke Jakarta? Coba Deh Ke Kebun Binatang Ragunan</span> Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://dhejavatravel.com/mau-kemana-ke-jakarta-coba-deh-ke-kebun-binatang-ragunan/">Mau Kemana Ke Jakarta? Coba Deh Ke Kebun Binatang Ragunan</a> appeared first on <a href="https://dhejavatravel.com">Travel Jogja Jakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tempat wisata di Jakarta jadi magnet yang menarik turis buat berkunjung menghabiskan waktu liburnya. Ibukota Indonesia ini mempunyai bermacam destinasi wisata menarik yang rekomended buat didatangi.</p>
<p>Jakarta sendiri diucap selaku Kota Metropolitan yang mempunyai kedudukan serta guna bermacam- macam. Kota ini mempunyai kepadatan penduduk serta kegiatan padat jadwal para pekerja kantoran yang jadi iconic.</p>
<p>Selaku pusat kota, Jakarta dikelilingi oleh banyaknya gedung yang menjulang besar, bangunan elegan, dan sarana universal lengkap. Tidak cuma itu, kamu bisa menciptakan banyak wisata hits serta terkenal yang harus buat didatangi.</p>
<p>Walaupun selaku kota modern, tetapi Jakarta menaruh banyak sejarah serta budaya unik yang masih dilestarikan sampai saat ini. Ada kuliner khas sampai santapan kekinian yang banyak diminati.</p>
<p>Kamu hendak dimanjakan dengan panorama alam kota Jakarta indah pada malam hari bila berkunjung kesana. Liburan jadi terasa lebih seru serta menyenangkan dengan berkunjung ke wahana seru serta tempat hits yang ada di Jakarta.</p>
<p>Nikmati liburan bersama keluarga tercinta, sahabat, partner kerja serta yang lain dengan suguhan destinasi liburan yang bermacam- macam. Beribu spot wisata rekomended bisa kalian temukan, dengan bayaran terjangkau serta tiket masuk yang murah.</p>
<h3><strong>Sejarah Ragunan</strong></h3>
<p>Ragunan didirikan pada bertepatan pada 19 September tahun 1864 di Batavia( saat ini Jakarta) dengan nama“ Planten en Dierentuin” ini awal kali di kelola oleh perhimpunan penyayang Flora serta Fauna Batavia( Culture Vereniging Planten en Dierentuin at Batavia).</p>
<p>Halaman ini berdiri di atas lahan seluas 10 hektar di Jalur Cikini Raya Nomor 73 yang di hibahkan oleh Raden Saleh, pelukis ternama di Indonesia.</p>
<p>Kebun binatang Ragunan Dikutip dari laman resminya, pembelian tiket kebun binatang Ragunan bisa dilakukan secara langsung menggunakan kartu Jackcard Bank DKI. Kartu Jakcard bisa dibeli di semua loket Ragunan dan dapat dipakai di Ragunan, Monumen Nasional, Museum Kota Tua, dan TransJakarta.</p>
<p>Harga tiket kebun binatang Ragunan Adapun harga Jakcard, yakni:</p>
<ul>
<li>Rp 45.000 mrliputi harga kartu Rp 25.000 dan saldo Rp 20.000</li>
<li>Rp 75.000 meliputi harga kartu Rp 25.000 dan saldo Rp 50.000</li>
</ul>
<p>Sementara itu, untuk harga tiket masuk untuk memasuki Ragunan yakni:</p>
<ul>
<li>Dewasa: Rp 4.000/orang</li>
<li>Anak-anak: Rp 3.000/orang.</li>
</ul>
<p>Sedangkan untuk tarif parkir di Ragunan yakni sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Bus besar, truk besar, dan mobil box besar Rp 15.000</li>
<li>Bus kecil, Truk kecil, mobil box kecil, dan pick up besar Rp 12.500</li>
<li>Mobil sedan, minibus/sejenis, termasuk dalam bentuk pickup kecil Rp 6.000</li>
<li>Sepeda motor, dan kendaraan roda tiga Rp 3.000</li>
<li>Sepeda Rp 1.000</li>
</ul>
<p>Bagi Anda yang membutuhkan topup saldo Jakcard bisa dilakukan minimal Rp 10.000 dan maksimal Rp 1 juta. Topup bisa dilakukan di semua loket Ragunan atau halte Busway. Sumber Kompas</p>
<p>Nah, bagaimana Anda yang <a href="https://dhejavatravel.com/travel-jogja-jakarta-pp/" target="_blank" rel="noopener">dari jogja menuju jakarta</a>, bisa hubungi Dhejava Travel. Dengan harga<a href="https://dhejavatravel.com/" target="_blank" rel="noopener"> travel bersaing jogja jakarta cepat</a></p>
<p>The post <a href="https://dhejavatravel.com/mau-kemana-ke-jakarta-coba-deh-ke-kebun-binatang-ragunan/">Mau Kemana Ke Jakarta? Coba Deh Ke Kebun Binatang Ragunan</a> appeared first on <a href="https://dhejavatravel.com">Travel Jogja Jakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://dhejavatravel.com/mau-kemana-ke-jakarta-coba-deh-ke-kebun-binatang-ragunan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
